Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Stadion Gelora Bumi Kartini Masih Direnovasi, Ini Opsi Stadion saat Persijap Jepara Jalani Laga Liga 2 Nasional

Moh. Nur Syahri Muharrom • Minggu, 18 Agustus 2024 | 16:15 WIB

 

DIKEBUT: Petugas mengecek kondisi Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara yang tengah direnovasi. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR PATI)
DIKEBUT: Petugas mengecek kondisi Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara yang tengah direnovasi. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR PATI)

JEPARA, RADARPATI.ID - PERSIJAP Jepara musim ini akan kembali bersaing dalam kompetisi Liga 2. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu akan bersaing dengan 8 tim lainnya di grup 2.

Namun, dalam melakoni Liga 2 musim ini, Laskar Kalinyamat tampaknya akan menjalaninya sedikit lebih berat dibanding musim lalu.

Pasalnya Laskar Kalinyamat musim ini harus rela menjalani kompetisi sebagai tim musafir.

Alasannya, Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara yang biasa jadi homebase Persijap tengah dalam pengerjaan renovasi sejak awal tahun lalu dan diprediksi rampung akhir tahun mendatang.

Padahal, Liga 2 musim ini rencananya bakal digelar mulai bulan depan.

Mesiasati itu, manajemen Persijap Jepara pun harus memutar otak untuk mencari tempat alternative yang bisa jadi kandang Laskar Kalinyamat sementara waktu.

General Manajer Persijap Jepara Nicky Setiadi menjelaskan, untuk opsi aalternatif itu pihaknya memilki opsi memanfaatkan Stadion Kebondalem Kendal sebagai homebase.

”Hampir 80 persen. Semua tergantung dari Dispora sana. Dispora sana bagaimana, kita lihat lah. Kalau positif di Kendal, kami akan di Kendal,” tegas Nicky.

Terkait kondisi stadion tersebut, pihaknya menegaskan sebelumnya tidak ada masalah. Mulai dari kondisi rumput, tribun, hingga keamanannya menurutnya cukup layak untuk bisa menyelenggarakan pertandingan Liga 2.

Hanya saja yang masih dinanti saat ini aadalah persetujuaan dari Pemkab Kendal terkait pemanfaatan stadion tersebut jadi homebase Persijap.

Meski sudah hampir 80 persen bakal memanfaatkan stadion di Kabupaten Kendal itu, Nicky menegaskan masih memiliki opsi bila di Kendal gagal terealisasi.

Manajemen bakal mencoba untuk memanfaaatkan Stadion Moch Soebroto di Magelang. ”Antara 2 itu. Kami akan putuskan secepat mungkin,” ujar Nicky.

Pihaknya pun mengklaim meski musim ini untuk sementara jadi tim musafir, itu tak jadi masalah.

Ia mengakui, nantinya akomodasi untuk pelaksanaan tiap pertandingan pasti makin besar dibanding laga di Kota Jepara sendiri.

Namun ia menegaskan itu tak jadi masalah. ”Kami sudah pikirkan. Tenang saja, kami sudah pikirkan matang-matang,” tandas Nicky.

Menurutnya, yang penting dalam tiap kali Persijap berlaga, para supporter Persijap bisa hadir untuk memberi dukungan bagi Laskar Kalinyamat.

Dukungan supporter itu bisa jadi pemberi semangat bagi tim tiap kali berlaga.

Terpisah, Mad, salah satu pentolan kelompok supporter Persijap Curva Nord Syndicate (CNS) menegaskan akan tetap mengawal di manapun Persijap berlaga.

Meskipun nantinya notabenenya Persijap bakal bermain di luar kota.

Menurutnya, sejauh ini memang Kendal jadi alternative stadion terdekat yang layak untuk menggelar Liga 2.

”Mau gak mau harus berangkat. Tapi nek misal masih bisa pindah stadion lebih dekat ya lebih bagus,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Agus Cumez, pentolan kelompok supporter Persjjap Banaspati.

Ia menegaskan barisan supporter sejati akan tetap mengawal Laskar Kalinyamat di manapun bermain.

”Semoga teman-teman bisa menjaga nama baik Jepara,” tandasnya. (rom)

Editor : Abdul Rochim
#stadion moch soebroto #laskar kalinyamat #stadion gelora bumi kartini #jepara #Stadion Kebondalem #kendal #magelang #liga 2 nasional