
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Gagalnya peluang Dean Zandbergen memperkuat Timnas Indonesia membuat perhatian kembali tertuju pada sejumlah pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Setidaknya, ada empat nama potensial yang bisa dipertimbangkan PSSI untuk menambah kekuatan skuad Garuda.
Pelatih John Herdman sebelumnya menjelaskan bahwa Zandbergen belum memenuhi ketentuan FIFA karena garis keturunannya berasal dari buyut. Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa proses naturalisasi tidak hanya bergantung pada kemampuan pemain, tetapi juga harus memenuhi persyaratan administratif dan regulasi yang berlaku.
Berikut empat pemain keturunan yang dinilai memiliki potensi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
1. Pascal Struijk
Pascal Struijk merupakan bek tengah berusia 27 tahun yang disebut bergabung dengan Brighton & Hove Albion pada musim panas 2026 setelah sebelumnya memperkuat Leeds United.
Ia memiliki garis keturunan Indonesia melalui kakek dan neneknya. Pengalamannya di Premier League membuat Struijk menarik untuk diperhatikan, terutama untuk memperkuat sektor pertahanan Timnas Indonesia.
Namun, status kelayakannya berdasarkan aturan FIFA tetap perlu dipastikan sebelum peluang tersebut dapat ditindaklanjuti.
2. Jayden Oosterwolde
Bek berusia 25 tahun ini memperkuat Fenerbahce dan mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri. Oosterwolde memiliki darah Indonesia dari pihak ibu, sementara ayahnya berasal dari Suriname.
Ia pernah mendapat pendekatan terkait peluang membela Timnas Indonesia maupun Suriname. Meski memiliki pengalaman di kompetisi Turki dan Eropa, Oosterwolde disebut masih memprioritaskan kesempatan memperkuat Timnas Belanda.



