Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Revitalisasi Pasar Rembang Digenjot, Pedagang Usulkan Fasilitas Cold Storage

Wisnu Aji • Kamis, 19 Juni 2025 | 18:23 WIB
DIBAHAS: Rapat pembasahan revitalisasi pasar Rembang kota dikebut, pekan ini sudah mulai tahap finalisasi masterpland.
DIBAHAS: Rapat pembasahan revitalisasi pasar Rembang kota dikebut, pekan ini sudah mulai tahap finalisasi masterpland.

REMBANG – Persiapan revitalisasi Pasar Rembang terus dikebut.

Dalam pekan ini, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang menjadwalkan penyusunan kajian dan rapat finalisasi masterplan sebelum dilakukan pemaparan desain tiga dimensi kepada Bupati Rembang.

Kepala Bidang Pasar dan PKL Dindagkop UKM, Heri Martono menyampaikan, finalisasi masterplan dilakukan bersama sejumlah pihak terkait seperti konsultan perencana, perwakilan pedagang, serta lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Pekan ini kami fokus pada pemantapan masterplan. Rencana pekan depan sudah bisa ditampilkan dalam bentuk tiga dimensi. Kami akan paparkan ke Bupati mulai dari studi kelayakan (feasibility study), DED (Detail Engineering Design), dan dokumen pendukung lainnya,” jelas Heri kepada Jawa Pos Radar Kudus, Rabu (18/6).

Heri menambahkan, tahapan pembangunan Pasar Rembang masih panjang.

Setelah presentasi ke Bupati, rencana tersebut masih akan dibahas di tingkat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dilakukan review dokumen antara Pemkab Rembang dan Jakarta, serta pembahasan bersama komisi DPR.

“Sudah berjalan tiga hari sejak Senin. Kita mulai dari pertemuan di rumah dinas, lalu rapat tim kecil bersama konsultan, hingga penyamaan persepsi dengan pedagang,” lanjutnya.

Menurutnya, gambar masterplan sebenarnya sudah ada, hanya perlu revisi minor.

Dalam pertemuan sebelumnya yang digelar Selasa lalu, konsultan perencana telah memaparkan dokumen studi kelayakan (FS), upaya pengelolaan lingkungan (UKL), upaya pemantauan lingkungan (UPL), dan analisis dampak lalu lintas (Andalalin).

Rapat tersebut juga dihadiri perwakilan dari Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

“Kajian akan dilanjutkan pekan ini. Setelah itu, tiga dimensi bangunan ditargetkan selesai pekan depan,” imbuh Heri.

Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Rembang, Ahmad Rifan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan pedagang dalam proses perencanaan.

Ia menyebut, revitalisasi pasar akan dipercepat dengan memenuhi semua persyaratan seperti FS, DED, UKL-UPL, dan Andalalin.

“Alhamdulillah semua pihak sepakat untuk bersinergi. Kami, para pedagang pasar, mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rembang yang membuka ruang partisipasi,” kata Rifan.

Ia berharap data pedagang eksisting bisa divalidasi ulang, termasuk mendata para pedagang non-kategori tetap (non-katadag).

Selain itu, ia mengusulkan adanya penataan parkir yang terintegrasi dengan moda transportasi, sistem drainase yang ramah lingkungan di wilayah sekitar seperti Desa Sumberjo dan Sawahan, serta zonasi komoditas yang jelas.

“Khusus untuk zona bahan makanan basah, perlu pengaturan limbah cair dan sampah. Kami juga mengusulkan penyediaan cold storage. Ini tidak hanya penting bagi pedagang, tapi juga bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.

Rifan juga meminta agar fasilitas penunjang seperti toilet publik dibangun sesuai standar nasional (SNI) kelas 1, agar memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung dan pedagang. (noe/amr)

Editor : Syaiful Amri
#cold storage #rembang #pasar rembang #Masterplan