Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Keracunan di SMAN 1 Lasem, Bakteri Staphylococcus Aureus Ditemukan di Nasi

WAbdul Rochim
DIRAWAT: Pelajar SMAN 1 Lasem, Rembang, masih ada yang dirawat di UGD Puskesmas Lasem. (WISNU AJI/RADAR PATI)
Pelajar SMAN 1 Lasem, Rembang dirawat usai keracunan beberapa waktu lalu. (WISNU AJI/RADAR PATI)

Advertisement

REMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang telah menerima hasil pemeriksaan sampel makanan dan muntahan siswa dalam kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Lasem.

Hasil pemeriksaan menemukan kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus pada sampel nasi dan muntahan siswa.

Kepala Dinkes Rembang dr Ali Syofi mengatakan, hasil pemeriksaan dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Pengujian Alat Kesehatan (Balai Labkesmas PAK) Provinsi Jawa Tengah telah diterima. Pemeriksaan tersebut meliputi uji bakteriologis dan mikrobiologis.

Advertisement

Sampel yang diperiksa terdiri atas nasi, ayam bakar, tempe mendoan, semangka, lalapan, serta muntahan siswa. Dari tujuh parameter mikrobiologis yang diuji, hanya satu yang menunjukkan hasil positif.

“Dari sampel makanan, mulai nasi, ayam bakar, tempe mendoan, semangka, dan lalapan serta muntahan, ternyata ada dua material yang mengandung kontaminasi bakteri atau kuman,” kata Ali.

Advertisement

Dua material tersebut adalah sampel nasi dan muntahan. Keduanya sama-sama teridentifikasi mengandung Staphylococcus aureus.

“Bisa disimpulkan, penyebab keracunan (di SMAN 1 Lasem) salah satunya kontaminasi bakteri yang ada di dalam nasi,” terangnya.

Sebelumnya, dugaan kontaminasi mengarah pada nasi dan ayam. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, sampel ayam tidak ditemukan mengandung kuman atau bakteri.

Ali menjelaskan, Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang secara alami dapat ditemukan pada kulit dan saluran pernapasan manusia.

Namun, apabila masuk ke saluran pencernaan dalam kondisi tertentu, bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan seperti mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Advertisement

Artikel Terkait

Sekda Fahrudin Cuti Sepekan, Kepala BPPKAD Rembang Ditunjuk Jadi Plh

Sekda Fahrudin Cuti Sepekan, Kepala BPPKAD Rembang Ditunjuk Jadi Plh

Sekda Rembang Fahrudin mengambil cuti tahunan pada 16-22 September 2026. Kepala BPPKAD Drupodo ditunjuk sebagai Plh Sekda untuk menjalankan tugas harian selama masa cuti.

Sekda Fahrudin Dimutasi, Pemkab Rembang Siapkan Jabatan Baru

Sekda Fahrudin Dimutasi, Pemkab Rembang Siapkan Jabatan Baru

Bupati Rembang Harno memastikan Sekda Fahrudin dimutasi berdasarkan hasil evaluasi Pansel. Pemkab Rembang menyiapkan jabatan baru dan memproses usulan mutasi serta pengganti ke BKN.

Tak Bisa Berenang, Pelajar Rembang Terseret Arus Saat Mandi di Laut

Tak Bisa Berenang, Pelajar Rembang Terseret Arus Saat Mandi di Laut

Pelajar 16 tahun asal Sluke, Rembang, terseret arus saat mandi di laut bersama empat rekannya. Setelah pencarian hingga malam dan dilanjutkan pagi hari, korban ditemukan meninggal dunia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer