Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kenapa Menu Melon Sebabkan Keracunan MBG di Rembang

WAbdul Rochim
JENGUK PASIEN: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI (Purn) Trenggono didampingi Sekda Rembang, Fahrudin serta Kepala Puskesmas Lasem, dr Joko Paryanto menjenguk siswa dugaan keracunan MBG di Puskesmas Lasem, kemarin. (WISNU AJI/RADAR PATI)
JENGUK PASIEN: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI (Purn) Trenggono didampingi Sekda Rembang, Fahrudin serta Kepala Puskesmas Lasem, dr Joko Paryanto menjenguk siswa dugaan keracunan MBG di Puskesmas Lasem, kemarin. (WISNU AJI/RADAR PATI)

Advertisement

REMBANG – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI (Purn) Trenggono, melakukan kunjungan maraton di Kabupaten Rembang untuk menindaklanjuti dugaan keracunan setelah konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan berlangsung sejak Kamis malam (10/9) hingga Jumat (11/9). Selain memberikan pengarahan kepada pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Trenggono juga meninjau langsung sejumlah siswa yang masih menjalani perawatan.

Pada Jumat pagi, Trenggono mengikuti rapat koordinasi kewaspadaan terkait dugaan keracunan MBG di kantor Bupati Rembang.

Agenda tersebut dihadiri Ketua Satgas MBG Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’, Sekda Rembang Fahrudin, Kepala Dinas Kesehatan dr Ali Syofi’i, perwakilan DPRD, Wakapolres, Kodim 0720/Rembang, serta Dindikpora.

Setelah rakor, Trenggono sekitar pukul 09.00 mengunjungi pasien di RSUD dr R Soetrasno Rembang.

Advertisement

Selanjutnya, sekitar pukul 10.00, ia mendatangi Puskesmas Lasem sebelum melanjutkan agenda monitoring dan evaluasi dapur SPPG di wilayah tersebut.

Di Puskesmas Lasem, sejumlah anak yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG masih mendapatkan perawatan.

Trenggono terlihat mendatangi pasien satu per satu dan berbincang dengan mereka untuk mengetahui kondisi serta pengalaman mereka setelah mengonsumsi makanan.

Sekda Rembang sekaligus juru bicara Satgas MBG, Fahrudin, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kejadian yang terjadi di Lasem.

"Jadi beliau memang untuk mengetahui apa yang terjadi di Lasem terkait dugaan keracunan makanan yang cepat terjadi di sini," ujar Fahrudin.

Advertisement

Artikel Terkait

Kronologi Sopir Innova di Rembang Tabrak Motor hingga Tewaskan Ibu dan Anak

Kronologi Sopir Innova di Rembang Tabrak Motor hingga Tewaskan Ibu dan Anak

Polisi mengamankan sopir Toyota Innova setelah menabrak motor hingga menewaskan ibu dan anak di Jalan Sulang-Rembang. Sopir diduga mengantuk, sementara kecelakaan terekam CCTV SMPN 1 Sulang.

Empat Siswa MAN 2 Rembang Masih Dirawat, Puskesmas Lasem Tetap Tanggap Darurat

Empat Siswa MAN 2 Rembang Masih Dirawat, Puskesmas Lasem Tetap Tanggap Darurat

Empat siswa MAN 2 Rembang masih dirawat di Puskesmas Lasem setelah dugaan keracunan MBG. Puskesmas tetap menerapkan status tanggap darurat dan memastikan pengobatan pasien ditangani.

Wakil BGN Jenguk Siswa di Rembang, Menu Melon Disorot dalam Evaluasi Dugaan Keracunan MBG

Wakil BGN Jenguk Siswa di Rembang, Menu Melon Disorot dalam Evaluasi Dugaan Keracunan MBG

Wakil Kepala BGN Trenggono meninjau siswa yang diduga keracunan MBG di Rembang. Menu melon menjadi perhatian, tetapi BGN menegaskan penyebab kejadian belum menjadi kesimpulan resmi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer