
REMBANG – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN 1 Lasem, Rembang, lumpuh total kemarin.
Sebanyak 752 dari 1.174 murid dan 25 guru diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Soditan.
Menu tersebut dikonsumsi pada Rabu (2/9) siang. Karena banyak siswa mengeluhkan gangguan kesehatan, pihak sekolah akhirnya memulangkan seluruh murid lebih awal dan menghentikan sementara penyaluran MBG.
Baca Juga: Diduga Keracunan MBG, 752 Siswa dan 25 Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diare Massal
Kepala SMAN 1 Lasem Juhartutik menjelaskan, menu MBG yang dibagikan berupa nasi, ayam bakar, sambal, lalapan, tempe goreng, dan semangka.
Makanan disalurkan sekitar pukul 11.00 dan dibagikan kepada siswa saat jam istirahat sekitar pukul 11.45.
Keluhan kesehatan sebenarnya sudah mulai masuk sejak Rabu malam. Namun, saat itu baru satu hingga dua murid yang melapor kepada wali kelas sehingga belum terdeteksi sebagai kasus dalam jumlah besar.
Kondisi berubah drastis pada pagi harinya. Laporan keluhan bermunculan dari hampir seluruh kelas.
“Tadi pagi (kemarin pagi, Red) ternyata laporannya satu kelas ada yang 20 anak, ada yang 31 anak. Sampai 33 kelas, terkumpul 752 murid dari total 1.174 murid dan 25 guru yang terdampak. Gejalanya diare, lemas, pusing, bahkan ada yang muntah-muntah di sekolah,” ujar Juhartutik kemarin.
Pihak sekolah kemudian melakukan pengecekan kepada para siswa. Dari pengakuan murid, ada yang mengalami diare hingga enam kali.
Sementara dari kalangan guru, ada yang harus bolak-balik ke toilet hingga tujuh kali.




