
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Megawati Hangestri Pertiwi akan menjalani pertandingan penuh kenangan saat kembali ke Daejeon dalam lanjutan Liga Voli Korea 2026/2027. Kali ini, pemain berjuluk Megatron tersebut tidak lagi mengenakan seragam JungKwanJang Red Sparks, melainkan memperkuat klub barunya, Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, itu menjadi kesempatan pertama Megawati menghadapi mantan timnya sejak bergabung dengan Hyundai Hillstate pada musim ini.
Momen tersebut diprediksi menarik perhatian penggemar voli, khususnya dari Indonesia. Pasalnya, Megawati pernah menghabiskan dua musim bersama Red Sparks dan menjadi salah satu pemain penting dalam kekuatan serangan klub asal Daejeon tersebut.
Dua Musim Bersama Red Sparks Tinggalkan Kenangan
Megawati memperkuat Red Sparks pada kompetisi V-League musim 2023/2024 dan 2024/2025. Selama periode tersebut, namanya semakin dikenal oleh pencinta voli Korea Selatan berkat kemampuan menghasilkan poin melalui serangan keras dari posisi opposite.
Julukan Megatron pun semakin populer seiring dengan penampilannya di lapangan. Kehadirannya menjadi salah satu elemen penting dalam strategi ofensif Red Sparks, sekaligus memberikan pilihan serangan yang menyulitkan lawan.
Pengalaman selama dua musim di Korea Selatan juga menjadi bagian penting dari perkembangan karier profesional Megawati. Ia mendapatkan kesempatan menghadapi persaingan ketat serta mengenal karakter permainan dan atmosfer kompetisi V-League.
Kini, perjalanan tersebut memasuki babak berbeda. Megawati akan kembali ke Chungmu Gymnasium, tetapi sebagai pemain tim tamu yang berusaha membawa Hyundai Hillstate meraih kemenangan.
Red Sparks Berpotensi Siapkan Strategi Khusus
Pertandingan melawan mantan klub bukan tantangan yang mudah bagi Megawati. Red Sparks sudah cukup mengenal karakter permainan pemain asal Jember, Jawa Timur, tersebut setelah bekerja sama selama dua musim.
Pengalaman itu bisa menjadi modal bagi tim tuan rumah untuk menyusun strategi pertahanan. Mereka tentu memiliki gambaran mengenai pola serangan, kekuatan pukulan, hingga kecenderungan permainan Megawati.
Di sisi lain, Megawati juga mempunyai keuntungan karena sudah memahami lingkungan pertandingan di Daejeon serta karakter sejumlah pemain yang pernah menjadi rekan setimnya.



