Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

CEK SEKARANG! Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Beras Fortifikasi
Beras Fortifikasi

Advertisement

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, membeberkan 25 daftar merek beras yang dinyatakan Tidak Memenuhi Standar (TMS) fortifikasi.

Dari total 27 sampel merek yang diuji pemerintah, sekitar 90 persen di antaranya terbukti palsu atau tidak mengandung penambahan zat gizi mikro (vitamin dan mineral) sesuai klaim kemasan.

Advertisement

Amran menegaskan bahwa beras fortifikasi sejatinya disubsidi pemerintah karena diproyeksikan bagi kelompok rentan seperti balita, ibu menyusui, serta upaya penanganan anak stunting. Kejahatan manipulasi klaim gizi ini dinilai sangat merugikan publik secara finansial dan kesehatan.

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar

Berikut 25 merek beras yang resmi ditarik dari pasaran dan dilarang beredar:

Advertisement

Idola Fortifikasi

Idola High Quality Whole Grain Rice

Idola Long Grain Rice

Ikan Mas Cupang

AAA Wijaya Kusuma

Advertisement

Artikel Terkait

Daftar Nama 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu

Daftar Nama 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu

Berdasarkan hasil pengujian ketat di empat laboratorium independen dan kredibel, sebanyak 25 dari 27 merek beras yang mengklaim mengandung nilai gizi tinggi terbukti tidak memenuhi standar label.

Berbahaya! Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu yang Beredar di Pasaran

Berbahaya! Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu yang Beredar di Pasaran

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri dan Kejaksaan Agung bergerak cepat mengusut kasus peredaran 25 merek beras fortifikasi palsu di pasaran.

Daftar Lengkap 25 Beras Fortifikasi Palsu, Hati-Hati!

Daftar Lengkap 25 Beras Fortifikasi Palsu, Hati-Hati!

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik penipuan berskala besar terkait peredaran beras fortifikasi yang tidak sesuai dengan klaim kemasan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer