Kesalahan Umum Saat Gunakan Moisturizer yang Sering Bikin Kulit Makin Berminyak

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Penggunaan moisturizer atau pelembap menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kulit wajah.
Namun, pemilihan produk yang kurang sesuai dan cara pemakaian yang tidak tepat dapat membuat wajah terasa semakin licin, lengket, atau tampak lebih berminyak.
Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap untuk membantu menjaga keseimbangan kadar air pada kulit. Produksi minyak alami atau sebum berbeda dengan kelembapan kulit, sehingga wajah yang berminyak belum tentu memiliki kadar air yang cukup.
Salah Memilih Tekstur Pelembap
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memilih moisturizer tanpa mempertimbangkan kondisi kulit. Produk dengan tekstur terlalu berat bagi sebagian orang dapat meninggalkan sensasi lengket dan membuat wajah tampak mengilap.
Bagi pemilik kulit berminyak, pelembap bertekstur gel atau losion ringan bisa menjadi pilihan yang nyaman. Produk berlabel non-comedogenic juga dapat dipertimbangkan untuk mengurangi kemungkinan pori-pori tersumbat.
Meski demikian, kecocokan produk tetap bergantung pada kondisi kulit masing-masing.
Sebaliknya, kulit yang cenderung kering mungkin membutuhkan pelembap dengan tekstur lebih kaya. Karena itu, memilih produk sebaiknya tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan kulit.
Menggunakan Pelembap Terlalu Banyak
Mengaplikasikan moisturizer dalam jumlah berlebihan dapat membuat permukaan wajah terasa berat, lengket, dan lebih mengilap. Kondisi tersebut terkadang disalahartikan sebagai peningkatan produksi minyak, padahal bisa saja berasal dari lapisan produk yang menumpuk di kulit.
Penggunaan pelembap secukupnya dan secara merata dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan dan sesuaikan jumlahnya dengan kebutuhan kulit.
Menumpuk Terlalu Banyak Produk Skincare
Menggunakan moisturizer bersamaan dengan terlalu banyak produk lain juga dapat membuat wajah terasa berminyak.


