
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Tren sepatu lari di kategori super trainer kian mencuri perhatian jagat olahraga. adidas resmi menghadirkan adidas Hyperboost Edge, lini sepatu lari yang dirancang untuk memberikan kombinasi bantalan maksimal dan pengembalian energi tinggi bagi para pelari yang menginginkan satu sepatu serbaguna untuk berbagai sesi latihan berkecepatan tinggi.
Pengalaman penggunaan sepatu ini diulas secara langsung oleh dokter sekaligus runner, dr. Tirta, melalui akun Instagram resminya @dr.tirta setelah menuntaskan sesi lari sejauh 8 kilometer.
Arsitektur Teknologi dan Spesifikasi Teknis
adidas Hyperboost Edge mengombinasikan tiga inovasi material utama tanpa mengandalkan plat karbon, melainkan memaksimalkan fleksibilitas busa alami:
Midsole Hyperboost Pro: Konstruksi bantalan setinggi 45 mm di bagian tumit dan 39 mm di area depan kaki (drop 6 mm) yang mengadaptasi teknologi lini performance adidas untuk menghasilkan peredam benturan sekaligus responsivitas tinggi.
Upper PRIMEWEAVE: Material tenun berstruktur regular fit yang ringan dan menyerupai bahan mesh pada supershoes, memberikan sirkulasi udara optimal dan penguncian kaki yang pas.
Outsole LIGHTTRAXION: Lapisan karet sol bawah yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan daya cengkeram (traksi) di permukaan jalanan aspal.
Dimensi & Harga: Memiliki bobot sekitar 255 gram (ukuran UK 8,5), dibanderol dengan harga resmi Rp3.500.000 dalam varian warna Cloud White, Pure Ruby, dan Zero Metallic.
Ulasan Lapangan dan Catatan dr. Tirta
Dari hasil pengujian langsung, dr. Tirta menyoroti sejumlah poin krusial yang perlu diperhatikan oleh calon pengguna:



