KUDUS – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian sepeda motor di Dukuh Blender, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kudus, ramai beredar di media sosial. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (6/2/2026) sekitar pukul 09.39 WIB.
Usai video tersebut viral, petugas Polsek Bae, Polres Kudus, langsung bergerak menindaklanjuti laporan dengan mendatangi rumah korban di wilayah Peganjaran.
Hasil pemeriksaan di lokasi mengungkapkan bahwa sepeda motor milik korban hilang saat ditinggal di depan rumah dalam kondisi mesin masih menyala.
Baca Juga: Keracunan Massal SMAN 2 Kudus Dipastikan Akibat Bakteri Escherichia Coli dalam Menu MBG
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Bae Iptu Madiyono menjelaskan, kejadian bermula ketika korban masuk ke rumah sebentar untuk mengambil dompet.
Namun, ketika kembali ke luar, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat.
Korban sempat mencoba mengejar pelaku, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Korban kemudian melihat rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman itu, ciri-ciri pelaku bisa dikenali dan juga diketahui oleh warga sekitar,” terang Iptu Madiyono.
Dari penelusuran lebih lanjut, pelaku diketahui berinisial AZW (23), warga Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Saat korban mendatangi rumah pelaku, pihak keluarga menyampaikan bahwa AZW merupakan penyandang gangguan mental atau memiliki kebutuhan khusus.
Keterangan tersebut didukung dengan surat hasil pemeriksaan medis dari salah satu rumah sakit.
Baca Juga: Padat Pengunjung, Malam Perdana Dandangan Meriahkan Jalan Sunan Kudus
“Surat keterangan medis itu menjadi salah satu pertimbangan dalam penanganan perkara ini,” jelas Kapolsek.
Dengan mempertimbangkan kondisi kejiwaan pelaku, korban dan keluarga pelaku akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut melalui jalur kekeluargaan.
Baca Juga: Di Balik Dominasi Iran, Timnas Futsal Indonesia Beri Catatan Penting di Kancah Asia
Kesepakatan damai tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama dan difasilitasi oleh pihak kepolisian. (*/him)
Editor : Abdul Rochim