Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Enam Pemuda Rintis Ngopi Hub di Tengah Pandemi Covid-19

R
Berawal dari kebiasaan nongkrong, enam pemuda merintis Ngopi Hub yang kini menjadi ruang berkumpul dan berbagi cerita. (SYARIFUDIN AL AZHARI / MAGANG / RADAR KUDUS)
Berawal dari kebiasaan nongkrong, enam pemuda merintis Ngopi Hub yang kini menjadi ruang berkumpul dan berbagi cerita. (SYARIFUDIN AL AZHARI/ MAGANG/RADAR KUDUS)

Advertisement

KUDUS – Enam pemuda, Candra, Bangkit, Miftah, Ade, Aldo, dan Adib, merintis kedai Ngopi Hub di Gang 6 Melati pada 19 Juli 2021.

Berawal dari kebiasaan berkumpul dan bermain Game bersama, usaha tersebut kini berkembang menjadi tempat nongkrong anak muda.

Ide pendirian Ngopi Hub muncul karena para pendirinya kerap berpindah-pindah tempat untuk berkumpul.

Advertisement

Mereka kemudian berinisiatif membangun tempat sendiri sekaligus membuka peluang usaha di bidang kopi.

Nama Ngopi Hub dipilih sebagai gambaran tempat berkumpul dan menjalin hubungan.

Kata Hub dimaknai sebagai pusat pertemuan, sementara ngopi menjadi aktivitas utama yang menyatukan para pendirinya.

Advertisement

Dalam merintis usaha, mereka menghadapi kendala modal, tenaga, dan waktu.

Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan pembagian tugas sesuai kemampuan masing-masing.

"Awalnya kami hanya ingin punya tempat sendiri untuk berkumpul. Tidak menyangka kalau akhirnya bisa berkembang menjadi usaha seperti sekarang," ungkap salah satu pendiri.

Pada awal operasional, Ngopi Hub hanya dikunjungi satu hingga dua orang per hari.

Advertisement

Artikel Terkait

Bayi Perempuan Ditemukan di Teras Warung Kopi Pati, Terbungkus Jaket Basah

Bayi Perempuan Ditemukan di Teras Warung Kopi Pati, Terbungkus Jaket Basah

Bayi perempuan ditemukan di teras warung kopi Desa Bangsalrejo, Wedarijaksa, Pati, Senin malam. Bayi terbungkus jaket basah, tali pusar masih menempel, dan kini dirawat di puskesmas.

Sinopsis Secangkir Kopi dan Pencakar Langit, Novel Aqessa Aninda, Memilih Mencintai atau Dicintai

Sinopsis Secangkir Kopi dan Pencakar Langit, Novel Aqessa Aninda, Memilih Mencintai atau Dicintai

Sinopsis Secangkir Kopi dan Pencakar Langit karya Aqessa Aninda mengisahkan Athaya dalam dilema cinta segitiga antara Ghilman dan Satrya. Ia harus memilih antara mencintai atau dicintai.

Cegah Insiden 'Kopi Pangku', Polsek Kudus Terapkan Sanksi Tegas Bagi Street Coffee

Cegah Insiden 'Kopi Pangku', Polsek Kudus Terapkan Sanksi Tegas Bagi Street Coffee

Polsek Kudus memperketat aturan operasional street coffee di jalan protokol untuk mencegah tindakan asusila, peredaran miras, dan gangguan kamtibmas. Jam operasional kini dibatasi hingga pukul 00.00 WIB.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer