Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tunggakan Retribusi Pasar Kudus Tembus Rp7,6 Miliar, Disdag Beri Diskon 14 Persen

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
Kondisi Pasar Kliwon siang hari kemarin. (INDAH SANTI/RADAR PATI)
Kondisi Pasar Kliwon siang hari kemarin. (INDAH SANTI/RADAR PATI)

Advertisement

KUDUS – Tunggakan retribusi pelayanan pasar di Kabupaten Kudus masih cukup besar. Hingga September 2026, piutang retribusi yang belum tertagih mencapai sekitar Rp7,61 miliar.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kudus Agus Sumarsono mengatakan, piutang tersebut merupakan akumulasi tunggakan sejak 2016 hingga 2025. Nilainya mencapai Rp 8.352.944.681.

Sepanjang 2026, pedagang telah membayar tunggakan sebesar Rp 739.462.685. Dengan demikian, sisa piutang per September 2026 tercatat Rp 7.613.481.996.

“Karena kondisi perekonomian saat ini masih tidak stabil lalu adanya piutang retribusi pelayanan pasar yang belum terbayarkan tahun 2016 sampai sekarang,” kata Agus, kemarin (30/9).

Besarnya tunggakan tersebut turut menjadi salah satu kendala pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar. Hingga Agustus 2026, realisasi PAD Dinas Perdagangan baru mencapai 45,58 persen.

Advertisement

Dari target sebesar Rp 16,378 miliar, pendapatan yang sudah terealisasi baru sekitar Rp 7,5 miliar.

Agus menyebut kondisi ekonomi pedagang yang belum stabil menjadi salah satu faktor rendahnya tingkat keberhasilan penagihan. Penurunan pendapatan membuat sebagian pedagang kesulitan melunasi kewajibannya.

“Karena kondisi pedagang saat ini pendapatannya menurun, jadi tingkat keberhasilan kami saat menagih itu masih rendah,” jelasnya.

Untuk meningkatkan penerimaan sekaligus mendorong pedagang membayar retribusi, Dinas Perdagangan memberikan insentif melalui Kudus Great Sale 2026.

Selama September hingga Desember 2026, pedagang los dan kios mendapatkan diskon pembayaran retribusi sebesar 7 persen + 7 persen.

Advertisement

Artikel Terkait

Pendapatan Asli Daerah Kudus Tembus Rp 708 Miliar, Ini Rinciannya

Pendapatan Asli Daerah Kudus Tembus Rp 708 Miliar, Ini Rinciannya

Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Kudus hingga Mei 2026 mencapai Rp708,47 miliar atau 34,54 persen dari target APBD. PAD menjadi penyumbang utama, ditopang pajak daerah, retribusi, dan dana transfer.

PAD Pasar Kudus Baru 45 Persen, Piutang Retribusi Tembus Rp 8,35 Miliar

PAD Pasar Kudus Baru 45 Persen, Piutang Retribusi Tembus Rp 8,35 Miliar

PAD sektor pasar Kudus baru mencapai Rp7,5 miliar atau 45,58 persen hingga Agustus 2026. Sementara itu, piutang retribusi masih mencapai Rp7,61 miliar dan pemerintah menyiapkan keringanan.

Kudus Great Sale Digelar Sepanjang September, 52 Pelaku Usaha Siapkan Promo

Kudus Great Sale Digelar Sepanjang September, 52 Pelaku Usaha Siapkan Promo

Kudus Great Sale 2026 digelar 1-30 September dengan dukungan 52 pelaku usaha. Beragam diskon disiapkan untuk meningkatkan daya beli, kunjungan wisatawan, dan ekonomi Kudus.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer