Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jam Absensi ASN Kudus Dimajukan Pukul 05.30, Untuk Dukung Program Ini

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
APEL: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin apel pagi di Pendapa Kabupaten Kudus. (DINAS KOMINFO UNTUK RADAR PATI)
APEL: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin apel pagi di Pendapa Kabupaten Kudus. (DINAS KOMINFO UNTUK RADAR PATI)

Advertisement

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memberlakukan kebijakan khusus pada Senin (13/7/2026) dengan memajukan waktu absensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi mulai pukul 05.30 WIB.

Langkah ini diambil untuk mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diinisiasi Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kudus, Tulus Tri Yatmika, mengatakan absensi digital melalui sistem face print dibuka 30 menit lebih awal agar ASN, khususnya para ayah, memiliki kesempatan mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk.

"Jadi untuk mendukung program GAMAS," ujarnya, Jumat (10/7).

Meski waktu absensi dimajukan, batas akhir kehadiran ASN tetap diberlakukan hingga pukul 07.00 WIB.

Advertisement

ASN yang melakukan absensi melewati batas waktu tersebut tetap akan dikenai pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Tulus, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan ayah dalam mendampingi anak, khususnya pada momen penting hari pertama sekolah.

"Tagline kita adalah ayah hadir di pagi hari, memberi semangat untuk masa depan yang cerah," katanya.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.9/2225/2026 yang mengajak seluruh ayah menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Surat edaran tersebut diterbitkan sebagai upaya meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak sekaligus mendukung penguatan pendidikan keluarga di Kabupaten Kudus.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemkab Kudus Siapkan Gerakan Pangan Murah Masuk Kecamatan, Ini Targetnya

Pemkab Kudus Siapkan Gerakan Pangan Murah Masuk Kecamatan, Ini Targetnya

Pemkab Kudus berencana memperluas Gerakan Pangan Murah hingga ke seluruh kecamatan agar masyarakat lebih mudah memperoleh bahan pokok murah sekaligus menjaga stabilitas harga dan inflasi.

Dana Desa di Kudus Menyusut, Pemdes hanya Prioritaskan Program Ini

Dana Desa di Kudus Menyusut, Pemdes hanya Prioritaskan Program Ini

Pemdes Sadang, Kudus, memprioritaskan penyelesaian gedung KDMP dan MBG di tengah menyusutnya dana desa. Pembangunan infrastruktur lain dilakukan bertahap sambil menunggu regulasi pemerintah.

18 Perpustakaan Desa di Kudus Lolos Pendampingan Inklusi Sosial, Berpeluang Dapat Bantuan Perpusnas

18 Perpustakaan Desa di Kudus Lolos Pendampingan Inklusi Sosial, Berpeluang Dapat Bantuan Perpusnas

Sebanyak 18 perpustakaan desa di Kudus lolos program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Perpusnas dan berpeluang memperoleh pendampingan serta bantuan anggaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer