
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Bougenville dapat tumbuh dengan bunga yang lebat dan berwarna cerah jika mendapatkan perawatan yang tepat. Tanaman hias ini tidak membutuhkan perawatan rumit, tetapi kondisi media tanam, penyiraman, paparan sinar matahari, pemupukan, dan pemangkasan perlu diperhatikan agar pembungaannya optimal.
Dikenal juga sebagai bunga kertas, bougenville menjadi pilihan populer untuk mempercantik halaman maupun teras rumah. Keindahan warnanya mampu memberikan kesan segar pada lingkungan, terutama ketika bunga tumbuh memenuhi bagian tajuk tanaman.
Namun, bougenville yang kurang mendapatkan perawatan sesuai kebutuhannya berpotensi mengalami pertumbuhan bunga yang tidak maksimal. Karena itu, pemilik tanaman perlu memahami langkah perawatan yang tepat agar bougenville tumbuh sehat dan rajin berbunga.
Berikut lima cara merawat bougenville agar menghasilkan bunga yang lebih lebat.
1. Pilih media tanam yang sesuai
Media tanam menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan bougenville. Gunakan campuran tanah dan bahan organik, seperti kompos matang, dengan komposisi yang sesuai agar tanaman memperoleh nutrisi sekaligus memiliki drainase yang baik.
Pastikan media tanam tidak terlalu padat dan mampu mengalirkan kelebihan air. Kondisi tanah yang terus-menerus basah dapat mengganggu kesehatan akar dan memengaruhi pertumbuhan tanaman.
Selain itu, bougenville menyukai lingkungan yang hangat dan mendapatkan cahaya matahari cukup. Oleh sebab itu, pilih lokasi penanaman yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.
2. Atur penyiraman agar tidak berlebihan
Pemberian air perlu disesuaikan dengan kondisi media tanam dan cuaca. Bougenville tidak menyukai akar yang terus-menerus terendam air sehingga penyiraman berlebihan sebaiknya dihindari.
Sebelum menyiram, periksa terlebih dahulu kelembapan tanah. Jika bagian media tanam mulai mengering, tanaman dapat disiram secukupnya. Pastikan pula pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang.
Ketika musim hujan, frekuensi penyiraman perlu dikurangi apabila media masih basah. Sebaliknya, saat cuaca panas, tanaman mungkin membutuhkan air lebih sering.


