KOTA, RADARPATI.ID – Rencana pencairan intensif bagi Ketua RT dan Ketua RW di Jepara mendapat respon positif.
Salah satunya disampaikan anggota DPRD Jepara Nuruddin Amin atau Gus Nung.
Diketahui, intensif di semester kedua tahun 2024 itu rencananya akan dicairkan melalui Perubahan APBD tahun 2024.
Diketahui, sebelumnya diberitakan dana bantuan operasional (BOP) atau intensif RT/RW di Kabupaten Jepara di semester kedua tahun ini belum cair hingga saat ini.
Di tahun ini, intensif tersebut telah diberikan di semester pertama.
Namun, di semester kedua, intensif itu belum bisa diberikan.
Alasannya, dana BOP semester kedua tersebut belum termasuk dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).
Pemberian intensif itu telah dimulai sejak tahun 2021, sejak dikeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 24 tahun 2021.
Dari 184 desa dan 11 kelurahan di Kabupaten Jepara, terdapat 5.677 RT/RW.
Anggaran insentif RT/RW dalam satu bulan diberikan Rp 150 ribu, atau selama setahun sebesar Rp 1,8 juta.
”Bersyukur anggaran RT/RW dianggarkan kembali. Ini merupakan hasıl sidang Banggar bersama TAPD yang telah di paripurnakan Hari Jumat kemarin (13/9),” ungkap Gus Nung kemarin (15/9).
Ia pun berharap intensif tersebut bisa segera dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara.
Menurutnya, dengan nominal yang diberikan kepada masing-masing Ketua RT dan RW di Jepara tiap bulannya, itu merupakan jumlah yang minimal.
Sebab itu, pihaknya mengapresiasi rencana pencairan intensif itu di semester kedua tahun ini.
Pasalnya, dari penuturannya anggaran untuk pemberian intensif tersebut sempat hendak dipangkas.
”Oleh karena itu sangat disayangkan kalau sampai terpotong,” tandas Nuruddin Amin. (rom)
Editor : Abdul Rochim