Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satgas MBG Jepara Soroti Kepala SPPG Jarang di Dapur

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
ANTUSIAS: Para murid di SD Swasta Kanisius Jepara tampak sumringah dapat jatah MBG prasmanan, skema distribusi ini akan dilakukan hingga Jumat (30/10). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR PATI)
ANTUSIAS: Para murid di SD Swasta Kanisius Jepara tampak sumringah dapat jatah MBG prasmanan, skema distribusi ini akan dilakukan hingga Jumat (30/10). (FIKRI THOHARUDIN/RADAR PATI)

Advertisement

JEPARA – Kedisiplinan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian Satgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jepara. 

Advertisement

Keberadaan kepala SPPG di dapur serta komunikasi dengan mitra yayasan dinilai perlu diperkuat untuk menjaga kelancaran operasional program.

Koordinator Wilayah SPPG Jepara Muhammad Wildan Musthofa mengungkapkan, masih ditemukan kepala SPPG yang tidak berada di lokasi saat dibutuhkan.

Advertisement

Kondisi tersebut berpotensi menghambat koordinasi ketika ada evaluasi maupun penyesuaian dalam pelaksanaan program.

“Kadang ada SPPG yang kepala dapurnya tidak berada di tempat. Ketika ada evaluasi atau kebutuhan penambahan sesuatu, kepala SPPG juga tidak melaporkannya kepada mitra yayasan,” ungkapnya, Kamis (22/10).

Wildan menegaskan, persoalan tersebut tidak terjadi di seluruh unit SPPG. Sejumlah kepala SPPG telah menjalankan tugas dengan rutin berada di dapur.

Bahkan, beberapa unit menyediakan tempat tinggal atau mess untuk memudahkan pengawasan kegiatan operasional.

Menurut dia, latar belakang personel yang beragam turut menjadi tantangan. Sebab, penempatan kepala SPPG merupakan kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebagian personel yang ditempatkan berasal dari luar daerah sehingga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja.

“Komunikasi antara kepala SPPG, mitra, dan yayasan ini yang perlu diperkuat,” jelasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, monitoring dan evaluasi dilakukan setidaknya sekali dalam sepekan di tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut melibatkan puskesmas dan satgas kecamatan.

Temuan di lapangan juga telah dilaporkan kepada pemerintah pusat.

Sebab, sejumlah kebijakan teknis dalam pelaksanaan MBG masih berada di bawah kewenangan BGN.

MBG Prasmanan di SD Kanisius Jepara Diperpanjang

Selain mengevaluasi kedisiplinan kepala SPPG, Satgas MBG Jepara turut memantau penerapan sistem prasmanan di SD Swasta Kanisius Jepara.

Skema penyajian makanan tersebut mendapat respons positif dari para siswa.

Pertimbangan itu menjadi salah satu alasan pelaksanaan MBG prasmanan di sekolah tersebut diperpanjang hingga Jumat (30/10/2026).

“Atas pertimbangan tersebut, pelaksanaan MBG prasmanan di SD Swasta Kanisius Jepara diperpanjang hingga 30 Oktober 2026,” ujarnya.

Perpanjangan selama dua pekan tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi penerapan sistem prasmanan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Menurut Wildan, kebijakan itu tidak mengubah besaran anggaran karena kebutuhan bahan pangan telah memperhitungkan cadangan.

Ia berharap evaluasi terhadap kinerja kepala SPPG maupun sistem distribusi makanan dapat memperbaiki koordinasi antarpihak.

Dengan demikian, pelaksanaan MBG di Jepara bisa berjalan lebih tertib dan pelayanan kepada para penerima manfaat tetap terjaga.

Meski demikian, keputusan lanjutan mengenai pelaksanaan program masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu arahan dari pusat (BGN, red),” tandasnya. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

28 Murid di Cluwak Pati Diduga Keracunan MBG, Keluhkan Mual dan Muntah

28 Murid di Cluwak Pati Diduga Keracunan MBG, Keluhkan Mual dan Muntah

Sebanyak 28 murid dari 10 sekolah di Desa Sirahan, Cluwak, Pati, dilaporkan mengalami mual dan muntah. Seorang ibu menyusui dan balita juga masuk laporan. Sampel makanan SPPG telah diserahkan ke Dinkes untuk diperiksa.

Mencicipi MBG Prasmanan, Wabup Jepara Gus Hajar: Menu Masih Hangat

Mencicipi MBG Prasmanan, Wabup Jepara Gus Hajar: Menu Masih Hangat

Pilot project pendistribusian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di Jepara, memasuki hari ke-4. Jepara menjadi salah satu dari 60 titik se-Indonesia yang dipilih untuk menerapkan uji coba ini. 

SPPG Kauman 02 di Jepara Keteteran Siapkan Menu MBG Prasmanan

SPPG Kauman 02 di Jepara Keteteran Siapkan Menu MBG Prasmanan

Uji coba MBG prasmanan di Jepara memasuki hari keempat. SPPG mengaku keteteran menyiapkan layanan, meski antusias siswa tinggi dan pola ini dinilai mampu mengurangi makanan terbuang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer