Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Yonif Teritorial Pembangunan Grobogan Akan Mengusung Nama Ki Ageng Selo

Intan Maylani Sabrina • Rabu, 14 Januari 2026 | 20:18 WIB
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto

GROBOGAN – Satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang direncanakan dibentuk di Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan diproyeksikan akan mengusung nama Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo.

Penamaan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas satuan yang lekat dengan nilai sejarah, filosofi perjuangan, serta kearifan lokal masyarakat Grobogan.

Rencana penamaan itu disampaikan Dandim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, saat memberikan paparan di Kantor Kecamatan Kedungjati.

“Untuk nomor batalyon masih menggunakan 88X karena angka pastinya masih menunggu penetapan dari pusat. Namun untuk nama belakangnya akan menggunakan nama tokoh Ki Ageng Selo,” ujar Letkol Wefri.

Menurutnya, pemilihan nama Ki Ageng Selo bukan tanpa alasan. Tokoh tersebut dikenal sebagai figur bersejarah religi yang memiliki nilai filosofis kuat dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Grobogan.

Penamaan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat juang sekaligus kedekatan emosional antara satuan TNI dan masyarakat.

“Nama Ki Ageng Selo merepresentasikan karakter masyarakat Grobogan yang tangguh, berani, dan memiliki jiwa pengabdian,” tambahnya.

Identitas Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo juga diperkuat melalui logo satuan khas yang memuat simbol keris dan petir.

Simbol petir memiliki keterkaitan langsung dengan sejarah Ki Ageng Selo yang dikenal sebagai tokoh yang mampu menangkap petir.

Kisah tersebut dimaknai sebagai simbol keberanian, keteguhan, dan kemampuan mengendalikan kekuatan besar demi kemaslahatan bersama.

Sementara itu, simbol keris melambangkan nilai perjuangan, kebijaksanaan, dan jati diri prajurit dalam menjalankan tugas-tugas teritorial.

Filosofi nama Ki Ageng Selo juga memiliki makna mendalam. Kata “Ki” dimaknai sebagai pemimpin yang membimbing dan menjadi teladan.

“Ageng” berarti jiwa besar yang disertai tanggung jawab besar, sedangkan “Selo” bermakna keteguhan layaknya batu karang, kokoh dan tidak mudah goyah dalam menghadapi tantangan.

Makna tersebut menjadi dasar karakter prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 88X/Ki Ageng Selo, yang diproyeksikan sebagai prajurit berwatak pemimpin, berjiwa kekuatan bumi Nusantara, serta kokoh dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan negara.

Sebagai pedoman semangat juang, Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo mengusung sesanti “Berani, Kuat, Bijaksana”.

Sesanti ini menggambarkan prajurit yang berani dan tegas dalam bertindak, memiliki kekuatan fisik serta mental yang tangguh, sekaligus bijak dan cerdas dalam mengambil keputusan.

Dengan rencana pembentukan Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo, diharapkan terbangun sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan, memperkuat ketahanan wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Grobogan secara berkelanjutan. (int)

Editor : Abdul Rochim
#Yonif TP #grobogan