Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Lapas Purwodadi Berdayakan Warga Binaan untuk Program Ketahanan Pangan, Begini Aksinya

Abdul Rochim • Kamis, 5 Juni 2025 | 19:48 WIB
KETAHANAN PANGAN: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyaakatan Jawa Tengah Mardi Santoso bersama Kalapas II B Purwodadi Erik Murdiyanto melakukan tanam perdana.
KETAHANAN PANGAN: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyaakatan Jawa Tengah Mardi Santoso bersama Kalapas II B Purwodadi Erik Murdiyanto melakukan tanam perdana.

GROBOGAN, Radar Kudus – Lapas Kelas II B Purwodadi bersama IPWL Al Ma’la membuat Program Sentra Kewirausahan Sarana Asimilasi Edukasi Pemasyarakatan (Eskape L Paswod) di lahan milik Lapas Purwodadi.

Ada empat program yang dilakukan meliputi ketahanan pangan, ketahanan pangan hewani, pembibitan ikan, pembuatan resto dan program bakat minat untuk warga binaan Lapas kelas II B Purwodadi.

Progam tersebut telah diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso bersama Lapas Kelas II B Purwodadi, Bapas Kelas II B Pati dan IPWL Al Ma’la Purwodadi.

Kepala Lapas Kelas II B Purwodadi Erik Murdiyanto mengatakan, program EskapeL ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan di Indonesia dengan ikut menanam padi di lahan Lapas Kelas II B Purwodadi dilahan empat ribu meter persegi.

Pogram ini juga untuk pelatihan kerja bagi warga binaan untuk pertanian, perikanan dan bisnis.

”Para warga binaan Lapas Purwodadi bisa mendapatkan pembinaan pelatihan kerja dari EskapeL IPWL Al Ma’la ini. Harapanya setelah bebas bisa mandiri,” kata Erik Murdiyanto .

Dikatakan, dari pembuatan program tersebut menggarap 5.470 meter persegi milik Lapas kelas II B Purwodadi .

Lahan yang berada di tengah kota tersebut digunakan untuk usaha EskapeL untuk program pertanian, perikanan, perkebunan dan pembuatan resto sentra kuliner.

Program EskapeL ini tiak hanya untuk warga binaan tetapi juga untuk warga masyarakat umum.

”Jadi EskapeL ini tidak hanya untuk pembinaan bagi warga binaan tetapi juga sebagai tempat hiburan warga masyarakat sekitar. Sekaligus untuk mendukung program ketahanan pangan dan kewirausahaan,” ujarnya.

Dari program tersebut dari lahan yang di Lapas Purwodadi juga menanam tanaman holtikultura. Ada penanaman sayuran berupa kacang panjang, terong dan kankung.

Pimpinan IPWL Al Ma’la Purwodadi Junaedi mengatakan, pembentukan EskapeL tersebut bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada warga binaan Lapas kelas II B Purwodadi untuk pembekalan kewirasuahaan.

Para warga binaan selain dapat ilmu mereka juga langsung praktek di lapangan sebelum terjun ke masyarakat.

”Ada empat sasaran pendirian EskapeL ini untuk pembekalan bagi warga binaan, pemberian bekal wirausaha, sarana menjalani masa rehap dengan pembinaan pelatihan masyarat dan pemberian kesempatan bagi warga masyarakat kelompok rentan sosial,” terang dia.

Selain itu, program tersebut untuk merubah lahan yang belum produktif jadi lahan produktif.

Kemudian memberikan kesempatan bagi warga sekitar menggunakan lahan tersebut dengan diberikan tempat dengan jangka waktu tertentu. (mun/him)

Editor : Abdul Rochim
#ketahanan pangan #lapas purwodadi #warga binaan