
GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan mulai mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintahan.
Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta tidak hanya mengikuti perkembangan pembayaran digital di masyarakat, tetapi juga memastikan transaksi pemerintahan semakin mudah, cepat, transparan, aman, dan akuntabel.
Bupati Grobogan Setyo Hadi menegaskan, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) harus benar-benar diterapkan dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Hal itu disampaikannya saat membuka High Level Meeting (HLM) Akselerasi Implementasi ETPD Kabupaten Grobogan 2026 di Hotel 21 Purwodadi, Senin (21/9).
Menurutnya, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan.
Masyarakat saat ini sudah terbiasa menggunakan pembayaran digital dan berbagai layanan elektronik.
Karena itu, pemerintah juga harus mampu mengikuti perubahan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tidak tertinggal.
"Jangan sampai masyarakat sudah digital, tetapi pemerintah masih manual," tegas Setyo Hadi.
Dia meminta seluruh kepala OPD dan jajaran terkait memastikan penerapan ETPD tidak berhenti pada dokumen atau sekadar formalitas.
Pelaksanaannya harus menjadi bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari sesuai ketentuan yang berlaku.



