Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seluruh Kendaraan Prajurit Kodim Grobogan Mendadak Diperiksa Denpom, Ada Apa?

I

DIPERIKSA: Petugas Subdenpom IV/3-1 Blora memeriksa kendaraan dan kelengkapan surat-surat milik prajurit serta PNS AD Kodim 0717/Grobogan.
DIPERIKSA: Petugas Subdenpom IV/3-1 Blora memeriksa kendaraan dan kelengkapan surat-surat milik prajurit serta PNS AD Kodim 0717/Grobogan.


Advertisement

GROBOGAN – Ratusan kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi milik prajurit TNI dan PNS AD di lingkungan Kodim 0717/Grobogan menjalani pemeriksaan mendadak oleh Subdenpom IV/3-1 Blora. Pemeriksaan dilakukan di halaman Makodim 0717/Grobogan.

Tak hanya kendaraan, kelengkapan surat-surat seperti SIM, STNK hingga kondisi kendaraan juga turut diperiksa satu per satu oleh petugas Polisi Militer.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi sekaligus pelaksanaan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Triwulan I Tahun Anggaran 2026.

Advertisement

Operasi tersebut merupakan instruksi langsung dari Mabes TNI yang dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan TNI di Indonesia.

Dandim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Subdenpom IV/3-1 Blora yang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus penegakan disiplin bagi prajurit.

Ia menegaskan bahwa kedisiplinan prajurit tidak hanya tercermin saat bertugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berkendara di jalan raya.

Advertisement

“Saya selalu mengingatkan kepada seluruh anggota agar menjaga nama baik satuan, menjunjung tinggi kehormatan prajurit, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun institusi TNI,” tegasnya.

Dandim berharap kegiatan pemeriksaan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh personel Kodim 0717/Grobogan dalam mematuhi aturan serta menjaga ketertiban, baik di lingkungan militer maupun di tengah masyarakat.

“Apabila ditemukan hal-hal yang menonjol atau pelanggaran, agar segera disampaikan untuk menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Dansubdenpom IV/3 Kapten Cpm Karmawan menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan ini bertujuan meningkatkan disiplin prajurit dalam berlalu lintas sekaligus memastikan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

Menurutnya, prajurit TNI harus mampu menjadi contoh dan pelopor keselamatan berkendara di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mencegah terjadinya pelanggaran hukum dan disiplin, sekaligus menekan angka pelanggaran lalu lintas maupun pelanggaran lainnya,” jelas Kapten Karmawan.

Dalam Operasi Gaktib dan Yustisi Triwulan I Tahun Anggaran 2026 ini, TNI mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju.”

Tema tersebut menjadi komitmen TNI untuk terus meningkatkan disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta profesionalisme prajurit dan PNS TNI melalui pendekatan edukatif yang dibarengi dengan penegakan aturan secara berkelanjutan. (int)

Advertisement
Editor : Abdul Rochim

Artikel Terkait

Mau Jadi TNI AD? Koramil Godong di Grobogan Tegaskan Rekrutmen Gratis

Mau Jadi TNI AD? Koramil Godong di Grobogan Tegaskan Rekrutmen Gratis

GROBOGAN – Kesempatan menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD) terbuka bagi generasi muda yang ingin mengabdi kepada bangsa dan negara.  Namun, calon peserta diminta waspada terhadap praktik percaloan yang menjanjikan

Mengenal Lebih Dekat Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto

Mengenal Lebih Dekat Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto

GROBOGAN - Terlahir dan dibesarkan dalam lingkup keluarga besar TNI-Polri, Letkol Inf Wefri Sandiyanto—yang kini memegang tongkat komando Komandan Kodim (Dandim) 0717/Grobogan. Dandim memiliki garis keturunan perwira da

SELAMAT! 51 Prajurit Kodim Grobogan Naik Pangkat

SELAMAT! 51 Prajurit Kodim Grobogan Naik Pangkat

GROBOGAN – Sebanyak 51 prajurit Kodim 0717/Grobogan menerima kenaikan pangkat terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Oktober 2026. Mereka terdiri atas 39 Bintara dan 12 Tamtama.  Penyematan tanda pangkat dilakukan setelah Upac

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer