Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yonif Teritorial Pembangunan Grobogan Akan Mengusung Nama Ki Ageng Selo

I
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto
Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto

GROBOGAN – Satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) yang direncanakan dibentuk di Desa Kalimaro Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan diproyeksikan akan mengusung nama Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo.


Advertisement

Penamaan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas satuan yang lekat dengan nilai sejarah, filosofi perjuangan, serta kearifan lokal masyarakat Grobogan.

Rencana penamaan itu disampaikan Dandim 0717/Grobogan, Letkol Inf Wefri Sandiyanto, saat memberikan paparan di Kantor Kecamatan Kedungjati.

“Untuk nomor batalyon masih menggunakan 88X karena angka pastinya masih menunggu penetapan dari pusat. Namun untuk nama belakangnya akan menggunakan nama tokoh Ki Ageng Selo,” ujar Letkol Wefri.

Advertisement

Menurutnya, pemilihan nama Ki Ageng Selo bukan tanpa alasan. Tokoh tersebut dikenal sebagai figur bersejarah religi yang memiliki nilai filosofis kuat dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Grobogan.

Penamaan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat juang sekaligus kedekatan emosional antara satuan TNI dan masyarakat.

“Nama Ki Ageng Selo merepresentasikan karakter masyarakat Grobogan yang tangguh, berani, dan memiliki jiwa pengabdian,” tambahnya.

Advertisement

Identitas Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo juga diperkuat melalui logo satuan khas yang memuat simbol keris dan petir.

Simbol petir memiliki keterkaitan langsung dengan sejarah Ki Ageng Selo yang dikenal sebagai tokoh yang mampu menangkap petir.

Kisah tersebut dimaknai sebagai simbol keberanian, keteguhan, dan kemampuan mengendalikan kekuatan besar demi kemaslahatan bersama.

Sementara itu, simbol keris melambangkan nilai perjuangan, kebijaksanaan, dan jati diri prajurit dalam menjalankan tugas-tugas teritorial.

Filosofi nama Ki Ageng Selo juga memiliki makna mendalam. Kata “Ki” dimaknai sebagai pemimpin yang membimbing dan menjadi teladan.

“Ageng” berarti jiwa besar yang disertai tanggung jawab besar, sedangkan “Selo” bermakna keteguhan layaknya batu karang, kokoh dan tidak mudah goyah dalam menghadapi tantangan.

Makna tersebut menjadi dasar karakter prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 88X/Ki Ageng Selo, yang diproyeksikan sebagai prajurit berwatak pemimpin, berjiwa kekuatan bumi Nusantara, serta kokoh dalam menjaga kehormatan dan kedaulatan negara.

Sebagai pedoman semangat juang, Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo mengusung sesanti “Berani, Kuat, Bijaksana”.

Sesanti ini menggambarkan prajurit yang berani dan tegas dalam bertindak, memiliki kekuatan fisik serta mental yang tangguh, sekaligus bijak dan cerdas dalam mengambil keputusan.

Dengan rencana pembentukan Yonif TP 88X/Ki Ageng Selo, diharapkan terbangun sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan, memperkuat ketahanan wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Grobogan secara berkelanjutan. (int)

Advertisement
Editor : Abdul Rochim

Artikel Terkait

Tim Kemenhan Survei Lahan Yonif TP di Grobogan, Masuk Tahap Penilaian

Tim Kemenhan Survei Lahan Yonif TP di Grobogan, Masuk Tahap Penilaian

Tim Kemenhan Survei Lahan Yonif TP di Grobogan, Kalimaro Masuk Tahap Penilaian

TNI Siapkan Dua Marshaling Area Baru di Grobogan

TNI Siapkan Dua Marshaling Area Baru di Grobogan

TNI menyiapkan dua marshaling area baru di Kabupaten Grobogan sebagai lokasi penampungan sementara bagi personel Brigif TP dan Yonif TP. Kesiapan lokasi tersebut ditinjau langsung Komandan Kodim 0717/Grobogan Letkol Inf

Sebanyak 228 Gerai Kopdes Merah Putih di Grobogan Bersiap Buka, Ini Progresnya

Sebanyak 228 Gerai Kopdes Merah Putih di Grobogan Bersiap Buka, Ini Progresnya

GROBOGAN – Sebanyak 228 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Grobogan mulai bersiap memasuki tahap operasional

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer