Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PNS asal Grobogan Kebanjiran Endorse Gara-Gara Ini

Abdul Rochim • Rabu, 10 September 2025 | 02:53 WIB

 

Yunita Permatasari Fushia Dewi. (DOK PRIBADI)   
Yunita Permatasari Fushia Dewi. (DOK PRIBADI)  
Yunita Permatasari Fushia Dewi. (DOK PRIBADI)  

RADAR KUDUS - Di balik rutinitasnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS), Yunita Permatasari Fushia Dewi punya dunia lain yang tak kalah sibuk.

Perempuan kelahiran Grobogan, 1 Juni 1995 itu, kini dikenal luas sebagai content creator home and living.

Dari rumah estetik bergaya Japandi yang ia bangun bersama suaminya, Nita -sapaan akrabnya- berhasil menarik perhatian ribuan pengikut dan berbagai brand ternama. Brand itu kemudian mengajak kerja sama.

Semua bermula dari kebiasaan sederhana.

Nita gemar berselancar di media sosial, mengamati akun-akun rumah estetik yang menampilkan interior menawan.

Dari situlah lahir keinginannya untuk mewujudkan rumah idaman sekaligus membagikan pengalaman itu kepada orang lain.

”Mulai buat akun rumah sejak Juni 2020. Progres pembangunan rumah saya dokumentasikan. Tapi baru mulai saya upload sejak Januari 2021 setelah rumah jadi,” kenangnya.

Rumah bergaya Japandi interior itulah yang kini menjadi studio sekaligus sumber inspirasi kontennya.

Nita mulai mengoleksi barang-barang home decor, lalu mengulasnya satu per satu.

Dari sofa minimalis, vas bunga, lampu gantung, hingga detail kecil seperti rak kayu.

Semua dibalut dengan sentuhan estetik sebelum dibagikan kepada para pengikutnya.

Meski terlihat sederhana di layar, proses pembuatan konten ternyata menyita waktu dan energi.

Nita harus menyiapkan konsep terlebih dahulu, menentukan barang apa saja yang akan ditampilkan, lalu melakukan pengambilan video.

Satu sesi bisa memakan durasi 1-3 jam.

Setelah itu, proses pengeditan menjadi tantangan tersendiri.

Mulai dari merangkai transisi, memberi judul, menambahkan subtitle, hingga membuat cover reels, semua dilakukan dengan telaten.

”Biasanya butuh sekitar seminggu untuk satu konten, karena saya kerjakan di sela-sela kesibukan sebagai PNS,” tuturnya.

Kendala pencahayaan juga kerap menghampiri. Jika pengambilan gambar dilakukan malam hari, hasilnya kurang maksimal.

Nita pun menyiasati dengan membagi waktu membuat konten sekitar pukul 08.00 atau menjelang senja pukul 17.00, saat cahaya alami masih bagus.

Tak pernah terbayang sebelumnya, aktivitas yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang ini, justru mendatangkan banyak manfaat.

Berkat konsistensi dan kreativitasnya, Nita kebanjiran tawaran kerja sama.

Mulai dari endorsement produk rumah tangga, paid partnership, hingga collab YouTube dengan berbagai brand.

”Ada benefitnya. Karena setelah upload konten yang menarik, berbagai brand mulai melirik feed dan portofolio saya untuk diajak kolaborasi,” jelas alumni SMAN 1 Purwodadi, Grobogan, ini.

Kini, Nita bisa menyeimbangkan perannya sebagai PNS dan content creator. Keduanya berjalan beriringan.

Siang hari ia menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara. Sedangkan saat waktu luang ia menyalurkan passion di dunia kreatif. (int/lin)

Editor : Abdul Rochim
#endorse #pns #grobogan