Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sosok Faiza Rizqi Irawan, Jadi Mitra BPS Perluas Wawasan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat

Achmad Ulil Albab
Penulis: Achmad Ulil Albab❯
Sosok Faiza Rizqi Irawan. (DOK PRIBADI)
Sosok Faiza Rizqi Irawan. (DOK PRIBADI)

 


Advertisement


PATI - Faiza Rizqi Irawan banyak berkecimpung dalam dunia survey. Hal itu memberikan pengalaman tersendiri bagi alumni Teknik Informatika Universitas Muria Kudus ini.

Baginya banyak pengalaman untuk memperluas wawasan terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Pengalaman ini memperluas wawasan saya tentang kondisi sosial-ekonomi masyarakat dan pentingnya data yang akurat untuk mendukung kebijakan public,” ungkap gadis asal Desa Sekarjalak Kecamatan Margoyoso Pati ini.

Advertisement

“Awalnya, saya tertarik saat ada informasi mengenai perekrutan Mitra Badan Pusat Statistik (BPS), dan saya melihat ini sebagai kesempatan berharga untuk terlibat langsung dalam pengumpulan data penting untuk pembangunan nasional. Saya pernah terlibat dalam berbagai survey,” imbuhnya.

Diantara survey yang pernah dilakukan antara lain adalah Sensus Pertanian, Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), Sensus Ekonomi Pertanian, Survei Pola Distribusi Perdagangan,Survei Pergudangan, Ekspedisi, dan Kurir,Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan Survei Harga Konsumen Perdesaan (HKD).

Banyak hal yang didapat di lapangan saat mengerjakan survey. Salah satu cerita menarik adalah saat melakukan pendataan harga di pasar tradisional.

Advertisement

“Saya harus berinteraksi dengan banyak pedagang yang terkadang ragu membagikan informasi harga secara rinci. Dengan membangun kepercayaan dan menjelaskan manfaat data ini untuk stabilitas ekonomi, akhirnya mereka bersedia bekerja sama,” jelasnya.

Menjadi penumpul data tidak mudah, ada tantangan tersendiri. Tantangan terbesar adalah menghadapi responden yang kurang paham pentingnya survei, terutama di daerah pedesaan.

“Saat survei misalnya, ada warga yang khawatir data mereka disalahgunakan. Saya mengatasinya dengan menjelaskan secara sederhana bahwa data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," papar Faiza.

"Dari sini, saya belajar pentingnya komunikasi yang empatik dan persuasif untuk membangun kepercayaan,” imbuh gadis yang memiliki hobi membaca buku dan traveling ini. (aua)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Mengenal Khannaya Moza Asal Grobogan, Mayoret SMKN 1 Purwodadi

Mengenal Khannaya Moza Asal Grobogan, Mayoret SMKN 1 Purwodadi

GROBOGAN- Bagi Khannaya Moza, peran mayoret menjadi ruang untuk menyalurkan hobi sekaligus belajar membangun keberanian, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan. Di balik sosoknya yang masih muda, tersimpan semangat besar u

SOSOK Mozza Adhzilla Prameswari Asal Grobogan, Raih Medali Perak Popda Jateng 2026

SOSOK Mozza Adhzilla Prameswari Asal Grobogan, Raih Medali Perak Popda Jateng 2026

GROBOGAN – Bagi Mozza Adhzilla Prameswari, karate bukan sekadar olahraga. Dari latihan yang dijalani sejak masih berusia 5 tahun, olahraga bela diri itu perlahan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Siswi S

Dari Hobi, Sosok Nuhayus Aunila asal Kudus Ini Bangun Dua Usaha

Dari Hobi, Sosok Nuhayus Aunila asal Kudus Ini Bangun Dua Usaha

DI usia yang baru menginjak 22 tahun, Nuhayaus Aunila mulai menapaki jalannya sendiri di dunia kreatif. Perempuan asal Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus, ini, kini sibuk membangun dua usaha sekaligus.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer