
RadarPati.ID - TRESNO (nama samaran) tak menyangka, kisah hidupnya berujung tragis.
Ia saat ini sudah hampir setahun jadi kembang bayang.
Sakit stroke yang dideritanya tahun lalu, membuatnya hanya bisa berbaring di atas kasur.
Di tengah penderitaannya itu, ia malah diterpa petaka lagi.
Istrinya, Yuni (bukan nama sebenarnya), yang telah ia nikahi lima tahun lalu memilih pergi.
Tak tanggung-tanggung, anak semata wayang mereka yang baru berusia dua tahun ikut dibawa pergi.
Tresno menceritakan, awal mulanya hubungannya dengan istrinya tak ada masalah.
Namun, semua berubah ketika ia tiba-tiba jatuh sakit.
Karena sakit, ia yang sehari-hari bekerja jadi buruh amplas di salah satu perusahaan mebel di Kota Ukir harus kehilangan pekerjaan.
Kinerjanya terbatas karena sakit. Mau tak mau, perusahaan tempatnya kerja harus melepasnya.
Dari sana lah petaka mulai muncul. Yuni mulai malas merawatnya saat sakit.
Ia merasa lelah jika harus jadi tulang punggung keluarga seorang diri.
Baca Juga: AMBYAR Ketikung Lelaki yang Lain
Saat itu, Yuni memang sempat kerja serabutan. Apa saja yang penting dapat uang.
Di saat masa terpuruk itu, ia berkenalan dengan sosok pria lain.
Dari sana, hubungan keduanya makin intens terjalin. Akhirnya, karena lelah punya suami sakit-sakitan, Yuni pun memilih pergi.
”Saya memang sakit. Tapi punya harga diri. Saya putuskan gugat cerai dia langsung," tegas Tresno. (rom/lin)












