
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Sejumlah program bantuan sosial (bansos) pemerintah masih berlanjut pada November 2026. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari tahap keempat periode Oktober hingga Desember 2026 yang mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga bantuan pangan berupa beras.
Selain itu, terdapat program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja serta Program Indonesia Pintar (PIP) yang menyasar peserta didik dari keluarga yang memenuhi kriteria.
Setiap program memiliki ketentuan penerima dan besaran bantuan berbeda. Penyalurannya juga dilakukan secara bertahap sehingga waktu penerimaan dana maupun bantuan pangan tidak selalu bersamaan di setiap daerah.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp31,8 triliun untuk sejumlah program bantuan hingga penghujung 2026, termasuk bantuan pangan dan subsidi bagi pekerja.
Daftar Program Bansos November 2026
Berikut sejumlah bantuan pemerintah yang masuk dalam program penyaluran hingga akhir tahun:
Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin dan rentan yang memenuhi kriteria dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sasaran program ini meliputi ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, serta penyandang disabilitas berat.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Program sembako memberikan bantuan senilai Rp200.000 setiap bulan. Apabila pembayaran dilakukan sekaligus untuk periode tiga bulan, total dana yang diterima KPM mencapai Rp600.000.
Bantuan Pangan Beras
Pemerintah menyediakan beras sebanyak 10 kilogram per bulan bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat. Untuk periode Oktober hingga Desember 2026, alokasi bantuan tersebut mencapai 30 kilogram per keluarga.
Bantuan Subsidi Upah (BSU)
BSU ditujukan kepada pekerja atau buruh yang memenuhi persyaratan program. Besaran bantuan yang disebutkan mencapai Rp900.000 dengan sasaran sekitar 13,3 juta pekerja dan anggaran kurang lebih Rp12 triliun.



