
RADARPATI.JAWAPOS.COM - Masyarakat dapat mengecek status penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos sembako periode Oktober 2026 secara online melalui kanal resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Pengecekan bisa dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
BPNT merupakan bantuan sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi kriteria dan tercatat dalam basis data kesejahteraan sosial pemerintah.
Pada skema penyaluran tiga bulanan, bantuan senilai Rp200.000 per bulan dapat terakumulasi menjadi Rp 600.000 untuk periode Oktober hingga Desember 2026.
Meski demikian, pencairan bantuan tidak selalu berlangsung serentak bagi seluruh penerima.
Karena itu, masyarakat perlu mengecek status kepesertaan sekaligus informasi periode dan penyaluran yang tercantum pada sistem.
Ada dua cara yang bisa digunakan untuk memeriksa status bansos BPNT Rp 600.000, yakni melalui aplikasi Cek Bansos dan situs resmi Kemensos.
1. Cara cek BPNT Rp 600 ribu lewat aplikasi Cek Bansos
Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos yang tersedia di toko aplikasi ponsel. Berikut langkah-langkahnya:
Unduh aplikasi Cek Bansos resmi Kemensos melalui toko aplikasi yang tersedia di perangkat.
Buka aplikasi setelah selesai dipasang.
Pilih menu pengecekan bansos.
Masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia, jika diminta oleh aplikasi.
Ikuti petunjuk yang muncul untuk melakukan pencarian.
Periksa hasil yang ditampilkan oleh sistem.
Informasi yang tersedia dapat mencakup identitas penerima, status kepesertaan, jenis bantuan, serta periode penyaluran sesuai data yang tercatat.
Pastikan aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi resmi untuk menghindari penyalahgunaan data pribadi.
2. Cara cek bansos BPNT Oktober 2026 melalui situs Kemensos
Selain aplikasi, masyarakat dapat memeriksa status bantuan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.
Cara ini bisa dilakukan menggunakan ponsel maupun komputer.
Berikut tahapannya:
Buka browser di ponsel atau komputer.
Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id.
Masukkan NIK KTP sesuai petunjuk yang tersedia pada laman.
Isi kode verifikasi atau captcha jika diminta.
Klik tombol pencarian.
Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pengecekan.
Periksa informasi yang muncul dengan teliti, terutama jenis bantuan dan periode penyalurannya.
Hasil pencarian mengikuti data yang tersedia dalam sistem dan dapat berubah apabila terdapat pembaruan data.
3. Pahami besaran bantuan BPNT
BPNT memiliki nilai bantuan Rp200.000 per bulan.
Jika penyaluran dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, jumlah yang diterima dapat mencapai Rp 600.000.
Namun, nominal tersebut tidak berarti semua penerima otomatis memperoleh dana pada waktu yang sama.
Jadwal penyaluran dan jumlah yang diterima perlu dipastikan berdasarkan informasi resmi serta periode bantuan masing-masing penerima.
4. Bedakan status penerima dengan status pencairan
Nama yang tercantum sebagai penerima BPNT tidak otomatis menandakan dana sudah masuk ke rekening.
Status kepesertaan dan realisasi pencairan merupakan dua hal berbeda.
Karena itu, perhatikan keterangan yang ditampilkan pada sistem.
Jika bantuan masih dalam proses penyaluran, penerima perlu mengikuti perkembangan informasi berikutnya.
5. Periksa saldo KKS melalui kanal resmi
Untuk memastikan dana sudah diterima, pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dapat mengecek saldo melalui kanal resmi bank penyalur, seperti layanan perbankan yang tersedia atau mesin ATM sesuai ketentuan bank.
Jika informasi saldo belum sesuai dengan perkiraan, penerima dapat menghubungi pendamping sosial atau pihak terkait di wilayah setempat untuk memperoleh penjelasan mengenai status penyaluran.
6. Pastikan data kependudukan sesuai
Ketika melakukan pengecekan, masukkan NIK dengan benar sesuai KTP. Kesalahan penulisan angka dapat menyebabkan pencarian tidak menampilkan hasil yang diharapkan.
Jika data tidak ditemukan atau informasi yang muncul belum sesuai, masyarakat dapat meminta penjelasan melalui kanal pengaduan resmi Kemensos atau pendamping sosial setempat.
Status penerima tetap bergantung pada data dan ketentuan program yang berlaku.
7. Waspadai tautan dan permintaan data mencurigakan
Pengecekan bansos sebaiknya hanya dilakukan melalui situs dan aplikasi resmi.
Masyarakat perlu berhati-hati terhadap tautan tidak dikenal yang menjanjikan pencairan lebih cepat atau meminta biaya administrasi.
Jangan memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, maupun informasi perbankan rahasia kepada pihak yang tidak berwenang.
Pengecekan status bansos melalui kanal resmi tidak seharusnya mengharuskan masyarakat membayar biaya kepada perantara.
Dengan melakukan pengecekan melalui kanal resmi, masyarakat dapat mengetahui informasi kepesertaan BPNT dan memantau perkembangan penyalurannya.
Pastikan pula untuk membedakan status terdaftar sebagai penerima dengan kepastian bahwa dana telah masuk ke rekening. (*)




