BLORA, RadarPati.ID – Bupati Blora Arief Rohman tak main-main dalam mendukung swasembada pangan.
Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi, jagung, dan kedelai digelar pada Sabtu (15/3).
Arief menegaskan kesiapan Blora untuk menaikkan target panen lebih tinggi dari ketentuan Kementerian Pertanian.
Baca Juga: Ribuan Honorer di Blora Terancam Dirumahkan! Nasib Guru & Tenaga Kesehatan di Ujung Tanduk?
Pihaknya siap meningkatkan hasil panen dari target yang telah ditentukan, demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut diungkapkan Arief Rohman di hadapan Dirjen Tanaman Pangan Kementan Yudi Sastro dan jajaran terkait.
Tak heran, Blora kini menjadi perhatian.
Kabupaten ini sudah menjadi penghasil padi terbesar keenam dan lumbung jagung terbesar kedua di Jawa Tengah.
Dengan akselerasi produksi dan optimalisasi lahan, bukan tidak mungkin Blora melesat menjadi pemain utama dalam pertanian nasional.
Fakta mencengangkan terungkap per Maret ini.
Realisasi LTT di Blora telah mencapai 10.808 hektare, jauh melampaui target awal 9.710 hektare!
Bahkan, Kementan mendorong peningkatan hingga 20.000 hektare.
Dan Bupati Arief beserta jajarannya berani menyanggupi tantangan ini.
Dengan komitmen kuat dan kerja sama berbagai pihak, akankah Blora segera menjadi lumbung pangan utama Indonesia?
Kita tunggu gebrakannya! (ari/him)
Editor : Abdul Rochim