
RADAR PATI – Pemkab Blora menyiapkan langkah untuk memperluas pasar beras organik hasil produksi petani lokal. S
alah satunya dengan mendorong kewajiban pembelian dan penggunaan beras organik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon II.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri kegiatan Dosen Pulang Kampung IPB University di Desa Gondel, Kecamatan Kedungtuban, Minggu (11/10/2026).
Menurut Arief, keterlibatan ASN diharapkan bisa menjadi salah satu cara memperkuat pemasaran sekaligus meningkatkan nilai ekonomi beras organik yang dihasilkan petani Blora.
"ASN nanti untuk yang eselon II kita dorong untuk wajib membeli dan menggunakan beras organik dari para petani kita," ujarnya.
Tak hanya menyasar ASN, Pemkab Blora juga berencana memperluas penggunaan beras organik di lingkungan rumah sakit daerah.
Salah satu opsi yang disiapkan adalah menyediakan makanan berbahan beras organik bagi pasien kelas VIP.
"Nanti saya akan coba di RSUD, khususnya untuk pasien VIP, makanannya dari beras organik," kata Arief.
Pemkab Blora juga telah berupaya menjajaki kerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) untuk mendukung pengembangan komoditas tersebut.
Salah satu peluang yang dilirik adalah melalui jaringan industri ID FOOD.




