Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Krisis Covid, Kerajinan Bambu Blora Kini Banjir Pesanan

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
KEREN: Dian Agus Yulianto (tengah) saat menunjukkan rumahnya yang jadi tempat produksi kerajinan bambu. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)
KEREN: Dian Agus Yulianto (tengah) saat menunjukkan rumahnya yang jadi tempat produksi kerajinan bambu. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)

Advertisement

BLORA — Di tengah lesunya ekonomi saat pandemi 2020, Dian Agus Yulianto justru menemukan peluang usaha dari bahan sederhana, yakni bambu.

Berbekal kreativitas, ia mengembangkan kerajinan anyaman yang kini diminati pasar luas.

Usaha tersebut berpusat di rumahnya di Desa Kedungsatriyan, Kecamatan Ngawen, Blora.

Advertisement

Di sana, belasan ibu-ibu tampak rutin menganyam bilah bambu menjadi berbagai produk, seperti tas parcel yang ramah lingkungan.

Para perajin tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Barokah Bambu yang dipimpin Dian.

 Menjelang Lebaran, aktivitas produksi semakin padat karena tingginya permintaan.

Advertisement

Bahkan, tahun ini pesanan mencapai lebih dari 10 ribu unit, sehingga pihaknya terpaksa menutup pemesanan lebih awal.

Dian menjelaskan, usaha ini awalnya hanya menghasilkan sekitar 4.000 hingga 5.000 produk. Namun kini mengalami peningkatan signifikan seiring meluasnya pasar.

Produk anyaman bambu tersebut tidak hanya diminati warga Blora, tetapi juga dipesan dari berbagai daerah seperti Sukoharjo, Jakarta, Jambi, Nusa Tenggara Timur, Sumatera, hingga Kudus dan Pati.

Pemasaran dilakukan melalui media sosial serta dukungan publikasi dari berbagai pihak. Harga produk pun cukup terjangkau, mulai dari Rp6.000 hingga Rp20.000 tergantung ukuran.

Advertisement

Artikel Terkait

Tradisi Buka Kelambu Sunan Pojok Kembali Digelar, Ribuan Jamaah Padati Blora dan UMKM Kebanjiran Rezeki

Tradisi Buka Kelambu Sunan Pojok Kembali Digelar, Ribuan Jamaah Padati Blora dan UMKM Kebanjiran Rezeki

Tradisi Buka Kelambu Sunan Pojok kembali digelar di Blora. Ribuan jamaah hadir mengikuti haul, sementara ratusan pelaku UMKM merasakan dampak positif perputaran ekonomi.

Melestarikan Tradisi Lewat Anyaman Bambu

Melestarikan Tradisi Lewat Anyaman Bambu

Rati terus melestarikan tradisi anyaman bambu dengan membuat berbagai kerajinan bernilai guna. Meski harga jual menurun, ia berharap generasi muda mau belajar menganyam agar keterampilan lokal tetap terjaga.

Jembatan Sumber di Blora Tak Kunjung Diperbaiki, Pengguna Jalan Khawatir Putus saat Musim Hujan

Jembatan Sumber di Blora Tak Kunjung Diperbaiki, Pengguna Jalan Khawatir Putus saat Musim Hujan

Jembatan Sumber di Kradenan, Blora, rusak dan badan jalan ambles sejak setahun lalu. Warga khawatir akses terputus saat musim hujan dan meminta penanganan segera dari pemerintah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer