Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lama Rusak, Warga Nglebak di Blora Urunan Perbaiki Jalan

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯

 ANTUSIAS: Sejumlah warga swadaya perbaiki jalan milik Pemkab Blora yang hingga saat ini tidak pernah disentuh pembangunan. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)
ANTUSIAS: Sejumlah warga swadaya perbaiki jalan milik Pemkab Blora yang hingga saat ini tidak pernah disentuh pembangunan. (EKO SANTOSO/RADAR PATI)

BLORA - Warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Blora swadaya perbaiki jalan.


Advertisement

Mereka kecewa lantaran jalan kabupaten tersebut tak kunjung diperbaiki.

Warga urunan dengan jenis beragam. Ada yang membantu semen, pasir, makanan hingga tenaga.

Hasilnya kini jalan sepanjang 1 Kilometer berhasil dicor.
Ada yang urunan semen, uang, tenaga bahkan urunan makanan, setiap hari dari pagi hingga malam hari terus dikerjakan secara bersama-sama oleh warga.

Advertisement

Warga setempat Maryono mengatakan selama puluhan tahun akses ruas jalan Menden-Megeri tidak pernah tersentuh oleh bangunan.

Dengan kondisi jalan hutan yang naik turun dan bebatuan yang berserakan sangat menyulitkan warga setempat.

"Terakhir bangunan aspal masuk disini itu 2014 silam. Bisa dibayangkan sampai saat ini bagaimana kondisinya," ujarnya, Jumat (6/3).

Advertisement

Menurutnya, setiap ada pejabat datang, warga selalu mendapatkan janji-janji akan dibangun. Tapi kenyataannya, Desa Nglebak selalu dianak tirikan.

"Memang ada bangunan atas nama ruas jalan Menden-Megeri, tapi titiknya di Desa Mendenrejo atau di Getas. Sedangkan disini tidak pernah dialokasikan," katanya.

Maryono, menjelaskan jika warga sudah muak dan kecewa dengan janji-janji manis yang selama ini disuguhkan, hingga akhirnya warga sepakat untuk bangun jalan yang notabene milik Pemkab Blora.

"Kami sudah tidak berharap lagi dengan pemerintah, kami bisa bangun jalan sendiri," ucapnya.

Kades Lebak Eko Puryono menjelaskan warganya memang melakukan gotong royong dan Swadaya membangun jalan rabat beton di ruas jalan Menden- Megeri.

"Iya benar dibangun sendiri dengan rabat beton kanan kiri, dan di tengahnya diisi grosok termasuk Berem kanan dan kiri," jelasnya.

Perbaikan ini sendiri di inisiatori oleh RT dan RW dan didukung oleh seluruh warga desa Nglebak. Pembangunan sendiri dilakukan perdukuhan.

"Di desa kami ada 4 Dukuh yakni Dukuh Nglebak, dukuh Kalikangkung, Dukuh Plumbon dan Dukuh Ngandong. Mereka membangun sesuai dukungan masing-masing," jelasnya.

Eko menambahkan, saat ini jalan yang dibangun sudah mencapai hampir 1 KM. Dana tersebut murni swadaya dari warga masyarakat tanpa ada bantuan dari pemerintah. (tos/him)

Advertisement

Artikel Terkait

Sepanjang 31,9 Kilometer di Grobogan Bakal Jadi Jalan Mantap, Dapat Kucuran Pinjaman Daerah

Sepanjang 31,9 Kilometer di Grobogan Bakal Jadi Jalan Mantap, Dapat Kucuran Pinjaman Daerah

GROBOGAN – Pemkab Grobogan menargetkan penambahan jalan mantap sekitar 31,9 kilometer melalui program peningkatan jalan kabupaten yang dibiayai pinjaman daerah tahun anggaran 2026. Program tersebut dijalankan Dinas Peke

Jembatan Sumber di Blora Tak Kunjung Diperbaiki, Pengguna Jalan Khawatir Putus saat Musim Hujan

Jembatan Sumber di Blora Tak Kunjung Diperbaiki, Pengguna Jalan Khawatir Putus saat Musim Hujan

Jembatan Sumber di Kradenan, Blora, rusak dan badan jalan ambles sejak setahun lalu. Warga khawatir akses terputus saat musim hujan dan meminta penanganan segera dari pemerintah.

ASN Blora Desil 3, Sedangkan Buruh Tani Malah Masuk Desil 7, Ini Dampaknya

ASN Blora Desil 3, Sedangkan Buruh Tani Malah Masuk Desil 7, Ini Dampaknya

Di tengah pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang masih dinamis, muncul sejumlah kasus yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer