Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MANTAB! SPPG Ngawen di Blora Konsisten Sajikan Daging Sapi pada Menu MBG Tiap Pekan

Abdul Rochim
Penulis: Abdul Rochim❯
S MENU MANTAB: Relawan dapur SPPG Ngawen 1 menyiapkan daging sapi untuk dimasak dengan olahan rawon.
S MENU MANTAB: Relawan dapur SPPG Ngawen 1 menyiapkan daging sapi untuk dimasak dengan olahan rawon.

BLORA – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngawen 1 menetapkan komitmen penyajian menu daging sapi secara rutin setiap pekan.


Advertisement

Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan asupan gizi bagi ribuan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Yayasan SPPG Ngawen 1, Febrian Candra, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan inisiatif internal yang mendapat sambutan positif dari sekolah maupun penerima manfaat.

“Kami berkomitmen menyajikan daging sapi satu kali dalam sepekan agar menu MBG lebih bervariasi dan nilai gizinya semakin baik,” ujarnya.

Advertisement

Program tersebut telah berjalan sejak Agustus lalu.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Ngawen 1 memilih sapi dengan kualitas terbaik yang dibeli langsung dari pasar hewan lokal, kemudian dipotong di rumah jagal.

“Kami hanya mengambil dagingnya saja. Tulang dan jeroan tidak digunakan untuk menu MBG dan dijual kembali,” jelas Candra.

Advertisement

Untuk sekali penyajian, kebutuhan daging sapi mencapai sekitar 150 kilogram.

Apabila pasokan dari satu ekor sapi belum mencukupi, pihak dapur menambah kebutuhan dengan membeli daging di pasar.

Setiap menu berbahan dasar daging sapi juga disusun berdasarkan perhitungan ahli gizi agar proses pengolahan tidak mengurangi kandungan nutrisi.

“Kami pastikan nilai gizi tetap terjaga melalui perhitungan ahli gizi, sehingga protein dan zat penting lainnya tidak hilang saat dimasak,” tambahnya.

Saat ini, SPPG Ngawen 1 melayani sebanyak 3.740 penerima manfaat.

Komitmen penyajian daging sapi mingguan tersebut diharapkan dapat mendukung program pemerintah pusat dalam pemenuhan gizi anak sekolah.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Ngawen 1, Novianti Lestari, menjelaskan bahwa konsumsi daging sapi sangat penting bagi anak-anak usia tumbuh kembang.

Ini karena mampu memenuhi kebutuhan gizi makro dan mikro.

“Protein sebagai gizi makro dibutuhkan dalam jumlah besar, sementara gizi mikro seperti vitamin juga sangat penting. Daging sapi mampu memenuhi keduanya,” jelasnya.

Menurutnya, daging merah seperti daging sapi memiliki kandungan protein berkualitas tinggi dan berperan dalam menekan risiko anemia, terutama pada ibu hamil.

“Penerima manfaat MBG kategori B-3, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di SPPG Ngawen 1 tercatat sebanyak 214 orang. Konsumsi daging sapi secara rutin sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi kelompok ini,” pungkasnya. (ari/him)

Advertisement

Artikel Terkait

MBG Pakai Sistem Prasmanan Mulai Diuji Coba di Grobogan

MBG Pakai Sistem Prasmanan Mulai Diuji Coba di Grobogan

GROBOGAN – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Grobogan mulai diuji dengan sistem prasmanan.  Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Grobogan Toroh Krangganharjo 2, Adi Kuncoro, mengatakan

BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan di Kelas

BGN Uji Coba MBG Sistem Prasmanan di Kelas

BGN menguji sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur. Makanan dibawa hangat ke kelas dan dilayani siswa dengan pelatihan khusus untuk menjaga kesegaran serta mengurangi sisa makanan.

Hasil Lab Menu MBG di Pati Keluar, Ada Paparan Bakteri

Hasil Lab Menu MBG di Pati Keluar, Ada Paparan Bakteri

Hasil lab menu MBG mikrobiologi di Semarang sudah keluar. Hasilnya terpapar beberapa bakteri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer