PATI – Kabupaten Pati kembali menghadirkan destinasi wisata alam yang memesona: Buba’an Hills. Terletak di kawasan Agrowisata Jollong, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, bukit ini menawarkan panorama sunrise dan sunset yang spektakuler, ditemani udara sejuk khas pegunungan Muria.
Tak heran jika banyak wisatawan menjulukinya sebagai “negeri di atas awan”, karena kabut tipis yang menyelimuti puncak kerap menciptakan suasana magis bak dunia dongeng.
Perjalanan Menuju Buba’an Hills
Untuk mencapai lokasi, butuh waktu sekitar 45 menit hingga satu jam dari pusat Kota Pati. Jalan awal cukup mulus melewati perkampungan dan hamparan perkebunan hijau.
Namun, sensasi petualangan sesungguhnya terasa ketika memasuki kawasan Agrowisata Jollong 2 atau Bukit Naga.
Jalur menanjak dengan medan tanah berbatu menantang adrenalin, sehingga hanya motor prima atau mobil jeep yang bisa melintas.
Meski ekstrem, justru itulah daya tarik tersendiri bagi pencinta petualangan.
Panorama Magis di Puncak
Setibanya di puncak, semua lelah terbayar lunas. Pegunungan Muria berdiri gagah, kadang diselimuti kabut putih yang bergerak pelan.
Dari atas, wisatawan bisa melihat dua waduk besar, Seloromo dan Gunungrowo, tampak bagaikan permata biru di tengah bentang hijau.
Baca Juga: Prediksi Persijap Jepara vs Persik Kediri: Ujian Konsistensi di Pekan ke-7 BRI Super League 2025/2026Area puncak juga ditata menyerupai taman, lengkap dengan tanaman hias yang mempercantik suasana.
“Buba’an Hills konsepnya bumi perkemahan. Sunrise dan sunset dari sini luar biasa. Rasanya seperti menyatu dengan langit,” ungkap Efendi, salah seorang pengunjung.
Waktu Terbaik Berkunjung
Pagi hari adalah momen paling magis, ketika matahari muncul perlahan dari balik gunung, menembus kabut tipis dengan cahaya keemasan.
Sedangkan sore menjelang senja, langit jingga keemasan berpadu siluet pegunungan, menciptakan panorama romantis yang tak terlupakan.
Hanafi (29), wisatawan asal Kayen, mengaku terkesan. “Pemandangannya luar biasa, udaranya sejuk. Tapi saran saya, jangan lupa bawa jaket karena anginnya cukup dingin,” ujarnya.
Upik, wisatawan asal Juwana, juga menambahkan, “Kabut di sini seperti negeri dongeng. Cocok banget buat camping bersama keluarga atau teman.”
Surga Camping di Lereng Muria
Buba’an Hills juga difungsikan sebagai bumi perkemahan. Area puncaknya luas sehingga nyaman untuk mendirikan tenda.
Saat malam, wisatawan bisa menikmati taburan bintang sambil berkumpul di sekitar api unggun.
Pagi hari, pemandangan kabut putih yang menggantung rendah di lembah menyuguhkan sensasi “hidup di atas awan”.
Dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX, destinasi ini menjadi magnet baru bagi pencinta wisata alam.
Lokasinya yang relatif dekat dari kota, meski dengan akses menantang, menjadikannya tujuan ideal untuk melepas penat.
“Buba’an Hills adalah surga kecil di lereng Muria yang memberi kedamaian,” kata Upik menutup ceritanya.(adr)
Editor : Alfian Dani