KUDUS, RADARPATI.ID – Gunung Muria di Kabupaten Kudus memang memiliki wisata air terjun legendaris yakni Montel di Desa Colo.
Namun masih di rangkaian pegunungan Muria, ada juga wisata Air Terjun Kedung Gender yang terletak di Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe.
Destinasi wisata alam ini bisa menjadi alternative bila sudah merasa kerap mengunjungi Air Terjun Montel.
Kedung Gender memiliki pesona air terjun yang tak kalah menarik.
Mata pengunjung akan dimanjakan dengan curahan air terjun tersebut yang turun sangat deras dari ketinggian.
Pengunjung dapat menikmati kesegaran dengan mandi di bawah curahan air.
Atau mandi dengan mencelupkan badan di cekungan di bawah air terjun tersebut.
“Sangat segar. Airnya sangat dingin dan bening,” ujar Mahendra, 34, pengunjung juga warga Desa Gondangmanis, Bae, Kudus.
Saat waktu pukul 11.00 terik matahari tak mampu menembus kawasan tersebut.
Karena sangat rimbun, pepohonan dan tanaman bambu yang tumbuh tinggi besar.
Di air terjun ini sudah dilengkapi lahan parkir. Jadi pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di lahan yang disediakan.
Jangan khawatir fasilitas toilet umum juga sudah ada di destinasi alam itu. Pengunjung bisa mengganti pakaian yang basah di tempat tersebut.
“Sayangnya di sini belum ada warung makan seperti di Montel, Colo. Jadi pengunjung harus membawa air minum dan makanan kecil sendiri,” kata Mahendra.
Ia berkunjung bersama istrinya Ika, 35 dan anaknya Jingga, 7.
Ia menuju wisata alam itu dengan mengendarai sepeda motor. Perjalanan membutuhkan waktu 20 menit.
Untuk diketahui, untuk menuju destinasi Air Terjun Kedunggender itu bisa dari arah Wisata Makam Sunan Muria.
Dari pintu masuk, kita bisa langsung menyusuri jalan kea rah Desa Japan. Nanti kita akan menemui Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an.
Lalu, masih ke timur lagi sekitar 100 meteran, akan sampai ke air terjun itu.
”Hanya saja beberapa meter sebelum lokasi jalan belum beraspal alias masih berbatu,” kata pria berambut sebahu tersebut.
Ia mengatakan sudah ke dua kali ini berkunjung ke air terjun Kedung Gender.
Ia bersama keluarga memang sengaja memilih destinasi yang tak terlalu ramai.
Ia bermaksud agar lebih puas menikmati kesegaran air terjun.
“Eh ternyata sampai mau pulang, Cuma aku sama keluargaku yang (berkunjung) di situ,” ujar dia sambal ketawa. (him)
Editor : Abdul Rochim