JUWANA, RADARPATI.ID - Bicara tentang tempat wisata, di Kabupaten Pati tentu tidak kalah banyak tempat wisata yang masih eksis hingga sekarang.
Salah satu wisata hits yang tengah di soroti masyarakat Pati khususnya Juwana adalah Pulau Seprapat.
Pulau Seprapat terletak di Area Tambak, Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.
Bisa dikatakan Pulau kecil ini terletak di paling ujung Kota Juwana dan berada di pinggiran sungai Silugonggo Juwana.
Bentuknya berupa pulau yang ditumbuhi pohon-pohon tembakau besar dan terdapat sebuah makam dalam bentuk mushala.
Konon katanya pulau Seprapat ini pernah dijadikan tempat pesugihan oleh masyarakat setempat.
Dulu pulau ini dihuni oleh banyak kera yang dianggap sebagai jelmaan manusia yang pernah menaruh pesugihan disana.
Sekarang para kera tersebut sudah hilang dan pulau ini tidak lagi semenyeramkan yang orang dulu katakan.
Kini Pulau Seprapat sudah tertutup oleh tembok-tembok besar untuk membatasi kunjungan di pulau tersebut.
Namun ada yang lebih menarik karena justru pulau seprapat ini menarik banyak wisatawan untuk datang mencari momen senja.
Tentu bukan di pulau Seprapat itu sendiri,namun di lapangan besar yang membentang di sekeliling pulau tersebut.
Jalur menuju wisata murah meriah ini sangat mudah ditempuh oleh berbagai kendaraan.
Maka tidak heran banyak wisatawan luar kota juga ikut meramaikan wisata senja ini.
Memang tempat ini ramai dipadati masyakarat ketika hari sudah mulai petang karena tidak ditemukan pohon-pohon rindang dalam bentangan tanah lapang tersebut.
Yang menarik adalah banyak penjual jajan dan minuman yang menjadi incaran wisatawan untuk dijadikan teman nyorenya.
Bahkan para penjual makanan dan minuman banyak menyediakan tikar untuk alas duduk bagi pembeli yang ingin duduk berlama-lama menikmati suasana.
Tidak sedikit pula wisatawan yang memanfaatkan tempat ini sebagai spot untuk memancing karena letaknya persis di pinggiran sungai.
Bukan hanya murah meriah, wisata ini juga digandrungi para anak muda hingga orang tua karena diperindah oleh momen terbenamnya sang Surya.
Oleh karena itui wisata ini tidak pernah sepi pengunjung kecuali saat cuaca tengah hujan.
Banyak wisatawan yang akan kembali lagi dan lagi untuk menikmati asiknya wisata senja ini. (Aulya Dewantari)
Editor : Achmad Ulil Albab