Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Dari Hutan Cemara hingga Situs Perahu Kuno, Inilah Daftar Keindahan Pantai Karangjahe Rembang

Vachri Rinaldy Lutfipambudi • Selasa, 2 Januari 2024 | 23:05 WIB

 

Pantai Karangjahe, Destinasi Wisata yang Dapat Penghargaan dari Pemprov Jateng. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)
Pantai Karangjahe, Destinasi Wisata yang Dapat Penghargaan dari Pemprov Jateng. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)



 

KENDARAAN sudah mengular sebelum sampai gerbang wisata Karangjahe. Petugas parkir berjaga di pertigaan untuk mengalihkan mobil-mobil wisatawan.


Penampakan seperti ini memang kerap ditemui saat long weekend, seperti momen libur natal dan tahun baru (nataru).


Selain Karangjahe, Desa Punjulharjo juga terdapat objek wisata lain, yakni Situs Perahu Kuno.
Sekitar Agustus lalu, desa ini lolos di ajang Gelar Desa Wisata Jawa Tengah.

Tim juri yang digandeng oleh Disporapar Jateng turun langsung mengecek kelengkapan administrasi baik daftar tamu, paket wisata, hingga kondisi toilet di kawasan wisata.


Desa Punjulharjo merupakan 10 dari 35 desa yang lolos ke tahapan verifikasi lapangan.
Di antara hal yang menarik bagi tim penilai adalah tentang perjalanan berdirinya desa wisata.


Destinasi wisata di Desa Punjulharjo ini memang selalu berbenah. Sekarang, sudah ada dua kantong parkir. Pertama, berada di dalam area wisata, kedua berada di luar.

Sehingga saat Nataru kemarin antrean kendaraan bisa terkendali dan tidak sampai membludak sebagaimana saat long weekend di beberapa tahun lalu. Yang sampai mengular di sepanjang jalan akses masuk ke Karangjahe.


Area dalam wisata juga sudah ditata. Bagian taman depan baru saja diperbaiki. Selain itu, sekarang juga sudah ada track untuk pengguna kursi roda.


Sehingga ramah untuk disabilitas. Akses sepanjang 800 meter tersebut berada di antara rimbunnya pohon cemara pantai.


Wisata ini memang cocok untuk berlibur bersama keluarga. Di sana ada banyak ruang untuk ngadem di bawah cemara. Selain itu, juga terdapat wahana-wahana lain, seperti kereta naga atau motor ATV.


Pantai Karangjahe memang mengalami kenaikan pelancong saat momen libur Nataru.
Taufiqurrahmah, salah satu pengelola wisata menyampaikan, hal itu dikarenakan adanya momen libur sekolah serta nataru.


Pada hari biasa, kata dia, jumlah kunjungan tercatat sekitar 750 orang. Jumlah ini langsung naik dua kali lipat menjadi sekitar 1.500 sampai 2.000 wisatawan.

Jumlah tersebut kembali naik hingga sekitar lima kali lipat setelah memasuki libur Nataru. Pantai ini kedatangan 4 ribu- 10 ribu pengunjung. Bahkan pada hari Minggu (31/12) mencapai 17 ribu kunjungan.


Saat ini, target kunjungan di Karangjahe memang sedang ditingkatkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang saat momen libur Nataru. Paling tidak, bisa menambah sekitar 600 orang per hari.


Target tersebut tidak hanya untuk Karangjahe, namun juga bagi destinasi-destinasi lain yang ada di Rembang.


Destinasi ini juga akan mewakili Rembang untuk penilaian tentang jumlah kunjungan terbanyak se-Jawa Tengah. Karangjahe bakal bersaing dengan berbagai tempat wisata lain yang berada di luar daerah.


Jika melihat capaian 2022, wisata ini menjadi lima besar kunjungan wisata terbanyak se Jawa Tengah. Untuk tahun 2023, kata Taufiqurrahmah, akan ada evaluasi kembali setelah tahun baru.


"Rembang sendiri mengirimkan Karangjahe, yang paling tinggi jumlah kunjungannya. Itu nanti kan tetap dimasukkan ke Provinsi," jelasnya.


Taufiqurrahmah menyampaikan, saat ini sarana prasarana di Karangjahe sudah tertata. Ke depan, pihaknya berencana melakukan penataan yang bisa meningkatkan kunjungan. Seperti membangun berbagai spot selfie.


"Untuk sarana prasarana, jalan-jalan kami sudah mulai rapi. Kalau fasilitas yang kami miliki ini-ini aja, mungkin orang bosan. Jadi kami ke depan harus berinovasi mengembangkan karang jahe," ujarnya.

 


Dulu, desa ini dianggap tidak punya sesuatu. Sampai 2008 ditemukan Situs Perahu Kuno. Penemuan itulah yang menjadi titik balik Punjulharjo ini menjadi desa wisata.


Warga desa juga memiliki spirit untuk memajukan desanya. Di antara partisipasi masyarakat untuk pengembangan wisata adalah penanaman pohon cemara yang sekarang tumbuh di area pantai Karangjahe.

Hasil dari penilaian tersebut, Karangjahe berhasil mendapatkan harapan I Jateng. (*/zen)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#Punjulharjo #penghargaan #jawa tengah #hutan #rembang #pantai karangjahe #situs #perahu kuno #Cemara