RADARPATI.JAWAPOS.COM - Informasi mengenai subsidi motor listrik sebesar Rp3 juta perlu dicermati karena besaran insentif dan mekanisme penyalurannya bergantung pada kebijakan pemerintah yang berlaku.
Pada 2026, kebijakan insentif kendaraan listrik masih perlu dipastikan melalui ketentuan resmi.
Karena itu, konsumen sebaiknya tidak langsung menganggap semua motor listrik berhak mendapatkan potongan Rp3 juta. Harga di artikel, marketplace, maupun materi promosi juga belum tentu sama dengan harga akhir di dealer.
Baca Juga: 5 Motor Listrik dengan Baterai Ganda, Jarak Tempuh Diklaim Tembus 100 Km
Daftar Motor Listrik yang Layak Dipantau
Sambil menunggu kepastian aturan, sejumlah model motor listrik berikut bisa masuk daftar pertimbangan.
Alva dan Gesits termasuk merek yang disebut pemerintah sebagai calon penerima program baru. Namun, hal tersebut bukan berarti setiap modelnya otomatis memperoleh subsidi.
1. Alva Cervo Q
Alva Cervo Q hadir dengan desain modern dan performa yang menyasar pengguna perkotaan.
Motor ini menggunakan dua baterai dan dilengkapi fitur Boost Mode untuk mendukung akselerasi. Model ini cocok dipertimbangkan oleh konsumen yang mengutamakan desain dan performa.
2. Gesits Raya G
Gesits Raya G menawarkan desain simpel dan praktis untuk mobilitas sehari-hari. Karakter berkendaranya cocok untuk penggunaan dalam kota.
Gesits juga menjadi salah satu merek yang disebut berpotensi mengikuti program insentif motor listrik pada 2026.
3. United MX1200
United MX1200 dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan motor listrik praktis.
Model ini memiliki dek bawah yang luas untuk membawa barang, daya puncak 2.200 watt, serta kecepatan maksimum hingga 65 km/jam. Versi terbarunya juga menggunakan sistem pengisian langsung.
United sebelumnya memiliki sejumlah model dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen yang tercatat dalam program subsidi terdahulu.
Meski begitu, status setiap model tetap perlu diperiksa berdasarkan aturan terbaru.
4. Smoot Zuzu
Smoot Zuzu mengandalkan sistem baterai tukar yang memungkinkan pengguna mengganti baterai tanpa harus menunggu pengisian daya hingga selesai.
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 80 kilometer, dengan kecepatan maksimum sekitar 70 km/jam. Motor ini juga terhubung dengan aplikasi SWAP untuk membantu pengguna menemukan lokasi penukaran baterai.
Sejumlah varian Smoot sebelumnya tercatat memiliki TKDN di atas 47 persen dalam program subsidi terdahulu.
5. Polytron Fox-S
Polytron Fox-S menyasar kebutuhan mobilitas harian melalui desain skuter modern dan penggunaan yang praktis.
Kecepatan maksimumnya disebut mencapai sekitar 80 km/jam, sehingga dapat dipertimbangkan untuk perjalanan dalam kota hingga jarak menengah.
Jika memenuhi ketentuan program insentif yang berlaku, model ini bisa menjadi pilihan dengan mempertimbangkan harga akhir, jarak tempuh, dan kebutuhan pengguna.
6. Volta 401
Volta 401 menawarkan motor listrik berdaya 1.500 watt dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer dan kecepatan maksimum hingga 60 km/jam.
Volta juga memiliki ekosistem penukaran baterai yang dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang menginginkan pengisian energi lebih praktis.
Sebagai referensi, Volta 401 Lite sebelumnya tercatat memiliki TKDN sebesar 47,36 persen. Namun, kelayakan mendapatkan insentif tetap mengikuti ketentuan program terbaru.
7. United T1800
United T1800 hadir dengan desain maxi-scooter dan dimensi yang lebih besar dibandingkan skuter kompak.
Model ini dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang menginginkan motor listrik dengan karakter berkendara berbeda.
United sebelumnya juga mencatat model TX1800 sebagai salah satu motor yang memenuhi persyaratan TKDN untuk program subsidi. Meski demikian, calon pembeli perlu memastikan status United T1800 dalam daftar resmi program yang berlaku.
8. Alva One XP
Selain Cervo Q, Alva One XP bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari skuter listrik dengan desain modern dan posisi berkendara santai.
Model ini ditujukan untuk mendukung mobilitas perkotaan dan penggunaan sehari-hari.
Sebagai bagian dari lini Alva, One XP layak dipantau seiring perkembangan kebijakan insentif motor listrik. Kepastian penerima subsidi tetap bergantung pada model yang ditetapkan dalam aturan resmi.
9. Smoot Tempur
Smoot Tempur menawarkan konsep baterai tukar melalui ekosistem SWAP, sehingga pengguna tidak harus selalu mengisi daya sendiri di rumah. Desainnya ditujukan untuk mendukung mobilitas perkotaan.
Varian Tempur Facelift sebelumnya tercatat memiliki TKDN sebesar 47,61 persen. Namun, data tersebut tidak otomatis menjamin model ini mendapatkan subsidi dalam program terbaru.
Karena itu, sebelum membeli motor listrik dengan harapan memperoleh subsidi Rp3 juta, pastikan terlebih dahulu status model yang dipilih kepada dealer resmi atau melalui pengumuman pemerintah. Langkah ini penting agar konsumen tidak keliru menghitung anggaran berdasarkan potongan harga yang belum tentu berlaku.
Editor : Abdul Rochim