RADARPATI.JAWAPOS.COM – Inovasi kendaraan hemat bahan bakar mulai merambah segmen skuter matik.
Pabrikan asal India, TVS, mengembangkan Jupiter CNG, skuter yang memanfaatkan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif bahan bakar bensin.
Model ini menarik perhatian karena dirancang menggunakan dua sumber energi sekaligus, yakni CNG dan bensin.
TVS mengklaim Jupiter CNG berpotensi menempuh jarak hingga 226 kilometer dengan kombinasi kedua bahan bakar tersebut.
Baca Juga: Alva Entry Next Gen 2026 Jadi Sorotan, Jarak Tempuh hingga 140 Km
Meski disebut sebagai skuter CNG pertama di dunia, Jupiter CNG masih berstatus konsep.
TVS belum mengumumkan kepastian produksi massal maupun jadwal peluncuran resminya.
Jika nantinya dipasarkan di India, skuter ini diperkirakan memiliki harga 90.000 hingga 100.000 rupee India.
Dengan konversi kasar, nilainya setara Rp17 juta hingga Rp19 jutaan.
Informasi yang beredar menyebut Desember 2026 sebagai kemungkinan waktu peluncuran. Namun, jadwal tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh TVS.
Tangki gas berada di bawah jok
Salah satu perubahan penting pada TVS Jupiter CNG terletak pada tata letak sistem bahan bakarnya.
Mengutip ulasan media otomotif BikeWale, tangki CNG berkapasitas 1,4 kilogram ditempatkan di bawah jok.
Tangki tersebut ditutup panel plastik. Di area sekitarnya tersedia lubang untuk memeriksa indikator tekanan serta nosel pengisian gas.
Konsekuensinya, ruang penyimpanan di bawah jok yang umumnya tersedia pada skuter matik tidak dapat digunakan seperti biasa.
TVS mengklaim Jupiter CNG mampu menempuh jarak sekitar 84 kilometer dengan satu kilogram gas.
Angka tersebut masih berupa klaim pabrikan yang perlu dibuktikan melalui pengujian dalam kondisi berkendara sehari-hari.
Masih membawa tangki bensin 2 liter
Selain menggunakan gas, Jupiter CNG tetap dibekali tangki bensin berkapasitas 2 liter.
Tangki ini ditempatkan di bagian dek kaki atau floorboard, dengan lubang pengisian di area tameng depan.
Kombinasi dua jenis bahan bakar tersebut memberikan alternatif bagi pengguna ketika memilih sumber energi sesuai kebutuhan dan ketersediaan di perjalanan.
TVS menyebut total jarak tempuhnya bisa mencapai 226 kilometer jika CNG dan bensin digunakan bersama.
Meski demikian, hasil aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, gaya berkendara, serta penggunaan masing-masing bahan bakar.
Mesin 124,8 cc, tenaga 7,1 bhp
Dari sisi dapur pacu, TVS Jupiter CNG menggunakan mesin satu silinder berkapasitas 124,8 cc.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 7,1 bhp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 9,4 Nm pada 5.500 rpm.
Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 80 kilometer per jam.
Sebagian besar komponen kendaraan masih mengacu pada TVS Jupiter 125 versi bensin.
Penyesuaian terutama dilakukan pada sistem penyimpanan dan pengisian bahan bakar agar dapat mengakomodasi penggunaan CNG sekaligus bensin.
Basis desain, posisi berkendara, roda, fitur, dan sistem pengereman disebut tetap mengikuti karakter Jupiter 125.
Namun, spesifikasi akhir masih dapat berubah apabila kendaraan ini masuk tahap produksi.
Harga diperkirakan Rp17 juta hingga Rp19 jutaan
Bagi konsumen di India, TVS Jupiter CNG berpotensi menjadi pilihan bagi mereka yang mencari skuter dengan alternatif bahan bakar selain bensin.
Estimasi harga 90.000–100.000 rupee India setara sekitar Rp17 juta hingga Rp19 jutaan.
Nilai tersebut bukan harga resmi dan dapat berubah mengikuti kebijakan harga, pajak, serta spesifikasi kendaraan saat dipasarkan.
Sampai saat ini, TVS belum memastikan kapan Jupiter CNG diproduksi secara massal. Ketersediaannya di luar India, termasuk Indonesia, juga belum diumumkan.
Karena itu, harga, spesifikasi final, dan jadwal peluncuran masih perlu menunggu pernyataan resmi dari pabrikan.(*)