Kia PV7 Siap Tantang Toyota Hiace, Van Listrik Bisa Angkut 11 Penumpang dan Tempuh 480 Km

Abdul Rochim • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 08:19 WIB
Mobil listrik KIA PV7. (KIA)
Mobil listrik KIA PV7. (KIA)

RADARPATI.JAWAPOS.COM – Toyota Hiace berpotensi mendapat pesaing baru dari kendaraan elektrifikasi.

Kia memperkenalkan PV7, van listrik yang dirancang untuk mengangkut penumpang sekaligus barang.

Kia PV7 diperkenalkan dalam ajang IAA Transportation 2026 di Hannover, Jerman.

Kendaraan ini disiapkan dalam beberapa konfigurasi dan mampu membawa hingga 11 penumpang untuk pasar Korea Selatan.

Baca Juga: Bukan Cuma Soal Kapasitas, Begini Perubahan Kia Carens Selera Konsumen MPV di Indonesia

Sementara untuk pasar global, versi Passenger tersedia dalam pilihan tujuh dan sembilan kursi.

Dengan kapasitas tersebut, Kia PV7 menyasar kebutuhan yang selama ini banyak diisi kendaraan seperti Toyota Hiace.

Van ini dapat digunakan untuk operasional hotel, perusahaan, biro perjalanan, hingga layanan antar-jemput.

Namun, PV7 memiliki pendekatan berbeda karena menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga.

Bisa Tempuh Hingga 480 Kilometer

Salah satu daya tarik utama Kia PV7 terletak pada sistem penggeraknya.

Kia menyediakan dua pilihan baterai NCM, yakni 71,5 kWh untuk versi standar dan 96,2 kWh untuk varian Long Range.

Khusus PV7 Cargo, Kia mengklaim jarak tempuhnya dapat mencapai lebih dari 480 kilometer berdasarkan pengujian WLTP.

Sementara jarak tempuh untuk versi Passenger belum diumumkan.

Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimum 268 hp dengan torsi mencapai 420 Nm. Penggerak standar menggunakan roda depan.

Kemampuan tersebut membuat PV7 tidak hanya ditujukan sebagai kendaraan penumpang, tetapi juga memiliki potensi untuk digunakan sebagai kendaraan operasional.

Isi Baterai 10-80 Persen dalam 25 Menit

Kia menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt pada PV7. Dengan dukungan pengisian cepat DC berdaya hingga 350 kW, baterai diklaim dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit.

Waktu pengisian tersebut menjadi salah satu keunggulan penting untuk kendaraan yang digunakan sebagai armada operasional.

Meski demikian, kecepatan pengisian di lapangan tetap bergantung pada kemampuan stasiun pengisian daya yang digunakan.

PV7 juga dibekali teknologi Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini memungkinkan baterai kendaraan digunakan untuk memasok listrik ke perangkat lain, baik untuk kebutuhan pekerjaan maupun aktivitas luar ruang.

Dimensi Mendekati Toyota Hiace

Secara ukuran, Kia PV7 memiliki panjang 5.360 mm, lebar 1.995 mm dan tinggi 1.990 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.500 mm.

Dimensinya relatif besar dan membuat kendaraan ini cocok untuk kebutuhan angkutan penumpang maupun barang.

Sebagai pembanding, Toyota Hiace versi Hong Kong memiliki panjang sekitar 5.265 mm, lebar 1.950 mm dan tinggi 1.990 mm. Namun, spesifikasi Hiace dapat berbeda tergantung negara dan varian.

Perbedaan paling mencolok terdapat pada sistem penggeraknya. PV7 mengandalkan tenaga listrik, sedangkan Hiace menggunakan mesin diesel.

Bukan Hanya untuk Angkut Penumpang

Kia menyiapkan PV7 sebagai sebuah platform kendaraan serbaguna. Dalam beberapa tahun ke depan, pabrikan Korea Selatan tersebut berencana menghadirkan hingga 23 varian.

Untuk versi Cargo, ruang angkut mencapai 6,1 meter kubik pada konfigurasi standar. Kapasitas tersebut dapat meningkat menjadi 8 meter kubik pada varian High Roof.

Daya angkutnya diklaim mencapai 1.200 kilogram.

Sementara pada versi Passenger, konfigurasi kabin dibuat fleksibel. Model tujuh kursi menggunakan sistem Long-Rail Easy Remove Seats sehingga posisi kursi dapat digeser, diatur ulang, bahkan dilepas sesuai kebutuhan.

Versi sembilan kursi juga tersedia dengan pilihan susunan empat baris atau tanpa baris keempat.

Fleksibilitas tersebut membuat PV7 berpotensi digunakan sebagai kendaraan hotel, transportasi wisata maupun armada antar-jemput.

Interior Dilengkapi Layar Besar

Kia turut membekali PV7 dengan teknologi digital di dalam kabin.

Bagian depan dilengkapi layar berukuran 12,9 inci dan 14,6 inci. Sistem infotainment menggunakan Pleos Connect yang berbasis Android Automotive OS.

Kia juga menyediakan asisten berbasis kecerdasan buatan bernama Gleo yang dapat membantu menjalankan sejumlah fungsi melalui perintah suara.

Belum Ada Kepastian Masuk Indonesia

Kia berencana mulai memasarkan PV7 di Eropa pada paruh kedua 2027. Beberapa varian lain akan menyusul setelah peluncuran awal tersebut.

Sampai saat ini, Kia belum mengumumkan harga PV7. Rencana pemasaran di Indonesia juga belum mendapatkan kepastian.

Artinya, PV7 belum bisa disebut sebagai pesaing langsung Toyota Hiace di pasar Indonesia.

Jika nantinya masuk ke Tanah Air, kemampuan baterai, jarak tempuh, waktu pengisian, harga, infrastruktur charging, serta jaringan purnajual akan menjadi faktor penting yang menentukan daya saingnya. (*)

Editor : Abdul Rochim
Kia PV7 Kia PV7 2027 van listrik Kia Kia PV7 vs Toyota Hiace mobil listrik 11 penumpang