Honda UC3 Punya Jarak Tempuh 122 Km, Dibekali 3 Mode Berkendara

Abdul Rochim • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 07:41 WIB
Honda UC3. (HONDA)
Honda UC3. (HONDA)

RADAR PATI — Honda UC3 menjadi salah satu motor listrik yang menawarkan kombinasi antara jarak tempuh, fleksibilitas berkendara, dan teknologi penggerak untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Motor listrik Honda tersebut saat ini dipasarkan di Thailand dengan banderol 132.600 baht.

Jika dikonversikan menggunakan asumsi kurs sekitar Rp536 per baht, harganya berada di kisaran Rp71 jutaan.

Namun, angka tersebut belum dapat disebut sebagai harga resmi Honda UC3 untuk pasar Indonesia karena merupakan hasil konversi dari harga di Thailand.

Baca Juga: Honda CR-V 2020 Bekas Masih Menarik, Harga Mulai Rp 260 Jutaan

Salah satu daya tarik Honda UC3 terletak pada kemampuan baterainya. Berdasarkan informasi Honda Thailand, motor listrik ini mampu menempuh jarak hingga 122 kilometer dalam satu kali pengisian berdasarkan pengujian WMTC.

Kemampuan tersebut membuat Honda UC3 cukup relevan untuk aktivitas harian, terutama mobilitas di kawasan perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis untuk perjalanan rutin.

Baterai LFP dan Charger 450 Watt

Honda UC3 menggunakan baterai berjenis lithium-ion phosphate atau LFP. Pengisian baterai dapat dilakukan menggunakan portable charger dengan daya 450 watt yang terhubung ke sumber listrik rumah.

Penggunaan baterai tersebut menjadi bagian dari upaya Honda menghadirkan kendaraan listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain kapasitas baterai, karakter berkendara juga menjadi perhatian. Honda membekali UC3 dengan tiga pilihan mode, yakni ECON, STANDARD, dan SPORT.

Mode ECON memberikan respons akselerator yang lebih lembut. Pengaturan ini dapat digunakan ketika pengendara menginginkan karakter berkendara yang lebih santai dan halus.

Mode STANDARD menjadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari. Respons akselerator dirancang agar tetap mudah dikendalikan dalam berbagai kondisi perjalanan.

Sementara itu, mode SPORT menawarkan respons akselerator yang lebih cepat bagi pengendara yang membutuhkan karakter tenaga lebih sigap.

Menggunakan Penggerak E-Drive

Honda UC3 juga mengandalkan sistem penggerak E-Drive. Motor listrik ditempatkan pada bagian sisi kendaraan dan tenaga diteruskan ke roda belakang melalui sistem penggerak yang dilengkapi diferensial.

Honda merancang sistem tersebut agar tenaga disalurkan secara bertahap ketika akselerator dibuka.

Karakter tersebut dapat dirasakan ketika motor mulai bergerak, berjalan perlahan di tengah kemacetan, maupun saat kembali berakselerasi setelah melewati tikungan.

Penempatan baterai juga menjadi bagian dari rancangan Honda. Konfigurasinya ditujukan untuk membantu pengendalian ketika motor digunakan untuk berbelok, berpindah jalur, hingga bermanuver di jalan perkotaan.

Honda Siapkan Ekosistem Pengisian

Untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, Honda Thailand juga mengembangkan Honda EV Charging Hub yang dapat ditemukan melalui aplikasi My Honda Moto.

Sejumlah Honda Wing Center di Thailand turut masuk dalam jaringan pengisian tersebut.

Honda juga menyiapkan dukungan berupa layanan purnajual, pengelolaan suku cadang, serta pelatihan teknisi untuk mendukung operasional kendaraan listrik.

Dengan kombinasi jarak tempuh hingga 122 kilometer, baterai LFP, tiga mode berkendara, dan sistem E-Drive, Honda UC3 menawarkan pendekatan berbeda untuk mobilitas listrik perkotaan.

Sementara harga sekitar Rp71 jutaan masih sebatas hasil konversi dari pasar Thailand. Jika Honda UC3 nantinya dipasarkan di Indonesia, harga resminya dapat berbeda karena dipengaruhi pajak, biaya distribusi, kebijakan perusahaan, serta regulasi yang berlaku. (*)

Editor : Abdul Rochim
motor listrik Honda Honda UC3 Honda UC3 2026 motor listrik 122 km harga Honda UC3