JAKARTA – Motor listrik kini mulai dipertimbangkan untuk rute yang lebih menantang, bukan hanya perjalanan pendek di kawasan perkotaan.
Kemampuan menghadapi tanjakan dan daya jelajah menjadi dua faktor yang ikut diperhitungkan calon pengguna.
Karakter motor listrik yang menghasilkan torsi secara instan membuat akselerasi terasa responsif.
Baca Juga: Sidak 5 Dapur MBG Pati, Jeruk Busuk hingga Lele Kecil Ditemukan Lolos Sortir
Di sisi lain, perkembangan teknologi baterai membuat sejumlah model mampu menawarkan jarak tempuh lebih dari 100 kilometer dalam kondisi tertentu.
Bagi pengguna yang tinggal di daerah berbukit atau memiliki mobilitas harian cukup jauh, berikut sejumlah motor listrik yang menawarkan kombinasi tenaga dan daya jelajah menarik pada 2026.
Alva Servo
Alva Servo mengandalkan motor mid-drive dengan tenaga hingga 9,8 kW dan torsi maksimal mencapai 53,5 Nm.
Karakter tenaga tersebut menjadi salah satu keunggulan Servo ketika digunakan melewati tanjakan. Respons torsinya juga dapat membantu ketika motor digunakan berboncengan atau membawa barang.
Untuk mendukung perjalanan lebih jauh, Servo menggunakan dua baterai lithium. Dalam kondisi optimal, daya jelajahnya diklaim mencapai sekitar 125 kilometer.
Tersedia pula boost mode yang memberikan tambahan akselerasi ketika pengendara membutuhkan tenaga lebih besar.
Polytron Fox Air dan Fox 500
Polytron memiliki Fox Air dan Fox 500 yang menyasar kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak menengah.
Kedua model menggunakan motor berdaya 3.000 watt dengan output puncak yang lebih tinggi ketika diperlukan. Karakter tersebut membuatnya dapat digunakan untuk menghadapi tanjakan perkotaan maupun rute berbukit.
Bagian baterai juga menjadi salah satu perhatian. Seri Fox menggunakan baterai lithium ferro phosphate (LiFePO4) yang dikenal memiliki karakter stabil dan umur pakai yang panjang.
Khusus Fox Air, jarak tempuh yang disebutkan mencapai sekitar 130 kilometer dalam kondisi ideal.
United TX3000
United TX3000 menawarkan karakter berbeda melalui konsep all-terrain electric scooter.
Model ini tidak hanya dirancang untuk permukaan aspal perkotaan, tetapi juga jalan dengan kondisi yang lebih beragam.
Motor BOS 3.000 watt menjadi sumber tenaganya. Sistem suspensi yang kokoh turut mendukung penggunaan di jalan bergelombang maupun tanjakan dengan permukaan yang tidak rata.
TX3000 juga memiliki dua slot baterai lithium iron. Dalam kondisi optimal, konfigurasi tersebut memungkinkan jarak tempuh sekitar 120 kilometer.
Fitur fast charging menjadi tambahan untuk pengguna yang membutuhkan waktu pengisian lebih singkat.
VinFast Feliz dan Vellis 2
VinFast menghadirkan Feliz dan Vellis 2 sebagai pilihan dengan kombinasi performa dan daya jelajah.
Kedua model tersebut disebut mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 90 km/jam. Sementara daya jelajahnya dapat mencapai sekitar 145 kilometer dalam sekali pengisian penuh pada kondisi tertentu.
Torsi instan menjadi karakter utama motor listrik yang membantu menghasilkan respons cepat ketika melaju di jalan menanjak.
Selain spesifikasi kendaraan, ekosistem pendukung dan garansi kendaraan juga menjadi bagian dari paket yang ditawarkan VinFast.
Yadea E8S Pro
Yadea E8S Pro berada di kelas berbeda dengan motor listrik berdaya 2.000 watt.
Model ini lebih diarahkan untuk kebutuhan mobilitas harian, tetapi tetap dibekali kemampuan menghadapi tanjakan perkotaan.
E8S Pro menggunakan teknologi baterai TTF Air Graphene yang diklaim memiliki daya tahan dan umur pakai panjang.
Daya jelajahnya disebut berada di kisaran 100 hingga 150 kilometer dalam kondisi ideal, tergantung mode berkendara.
Untuk menunjang keselamatan, motor ini dilengkapi sistem pengereman cakram ganda.
Fitur tersebut menjadi penting bagi pengguna yang sering melewati jalur menurun atau kawasan berbukit.
Ketika menghadapi tanjakan panjang, penggunaan mode sport atau mode dengan tenaga lebih tinggi dapat membantu menjaga respons motor selama pendakian.
Dengan pilihan karakter tersebut, motor listrik 2026 mulai memiliki variasi yang lebih luas.
Ada model yang menonjolkan torsi, ada yang menawarkan kapasitas baterai besar, sementara lainnya mengutamakan fleksibilitas penggunaan di berbagai kondisi jalan. (*)
Editor : Abdul Rochim