6 Bagian yang Wajib Dicek Ketika Rawat Mobil di Musim Kemarau

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 10:08 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau berlangsung hingga akhir Oktober.

Menghadapi cuaca panas ekstrem yang dipadukan dengan paparan debu tinggi dan kondisi lalu lintas macet, sejumlah komponen kendaraan dituntut bekerja ekstra keras.

Baca Juga: Simak! Ini 11 Tips Cara Membeli Mobil Pertama Kali

Merujuk pada panduan resmi Auto2000, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan intensif pada enam komponen vital berikut untuk mencegah risiko overheating dan menjaga performa kendaraan tetap optimal:

1. Sistem Pendingin (Radiator)

Saat kendaraan terjebak kemacetan di bawah terik matahari, aliran udara alami dari arah depan berkurang drastis sehingga radiator bekerja maksimal melepas panas mesin.

Langkah Pemeriksaan: Cek selang dan saluran dari risiko bocor, karat, atau retak. Pastikan kipas pendingin (cooling fan) serta tutup radiator berfungsi presisi.

Tabung Reservoir: Pastikan volume coolant berada di batas aman, tidak keruh, dan bebas dari endapan/lumut. Gunakan cairan pendingin standar spesifikasi pabrikan.

2. Volume dan Kualitas Oli Mesin

Selain berfungsi sebagai pelumas gesekan antar komponen internal, oli mesin berperan penting menyerap dan mentransfer panas dari dalam mesin.

Langkah Pemeriksaan: Cek kuantitas oli melalui dipstick. Pastikan oli belum berubah warna menjadi hitam pekat atau mengental akibat degradasi panas. Lakukan penggantian oli dan filter oli sesuai interval berkala.

Baca Juga: Awas! Ini 5 Kebiasaan Buruk Bikin Velg Mobil Rusak

3. Filter Udara dan Filter Pendukung

Jalanan yang cenderung lebih berdebu saat kemarau berpotensi mempercepat penyumbatan pada penyaring udara. Filter udara yang kotor akan menahan asupan oksigen ke ruang bakar, memicu penurunan performa dan efisiensi BBM.

Langkah Pemeriksaan: Bersihkan atau ganti elemen filter udara secara berkala. Jangan lewatkan pemeriksaan pada filter bahan bakar (fuel filter) serta filter oli.

4. Tekanan Udara dan Kondisi Ban

Ban bergesekan langsung dengan permukaan aspal yang bersuhu sangat tinggi saat siang hari.

Langkah Pemeriksaan: Pastikan ketebalan tapak ban masih dalam batas aman. Selalu jaga tekanan angin ban sesuai Sticker Plakat rekomendasi pabrikan. Tekanan angin yang terlalu rendah (under-inflation) memicu defleksi dinding ban lebih besar, meningkatkan risiko ban pecah (blowout) akibat akumulasi panas berlebih.

5. Sistem Pengereman

Partikel debu dan kotoran jalanan yang meningkat selama musim kering berpotensi menempel pada komponen pengereman hingga mengganggu sensitivitas sensor rem (seperti sensor ABS).

Langkah Pemeriksaan: Cek ketebalan kampas rem (brake pads), kondisi piringan cakram, serta fleksibilitas selang rem. Pastikan minyak rem (brake fluid) berada pada level cukup dan tidak terkontaminasi air atau kotoran.

6. Sistem Pengondisi Udara (AC Mobil)

Suhu udara luar yang menyengat membuat kompresor dan sistem AC bekerja dengan beban kerja maksimum untuk menjaga suhu kabin tetap sejuk.

Langkah Pemeriksaan: Bersihkan atau ganti filter kabin (cabin AC filter) agar aliran udara tidak tersumbat. Bersihkan pula sirip-sirip kondensor AC yang terletak di area depan ruang mesin dari tumpukan debu guna memaksimalkan pelepasan panas freon. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Tips Merawat Kendaraan Bengkel Servis motor mobil