Jangan Abaikan! 4 Suara Mesin Mobil Tanda Masalah Besar

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 09:59 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Suara asing yang muncul secara tiba-tiba saat berkendara bisa menjadi indikasi awal adanya gangguan atau kerusakan pada komponen mobil.

Mengabaikan gejala kecil ini berpotensi memicu kerusakan yang lebih parah dan merogoh kocek lebih dalam untuk perbaikannya.

Berikut empat jenis suara pada mobil yang wajib diwaspadai dan perlu segera diperiksa:

Baca Juga: Honda HR-V 2027 Meluncur di AS, Mesin 2.0 Liter dan Harga Mulai Rp 438 Jutaan

1. Suara Rem Berdecit

Bunyi decitan bernada tinggi saat pedal rem diinjak umumnya menandakan kampas rem yang mulai menipis. Sebagian besar pabrikan melengkapi kampas rem dengan indikator keausan berupa plat logam kecil yang sengaja bergesekan dengan cakram saat ketebalan kampas mencapai batas minimum.

Dampak jika dibiarkan: Efektivitas pengereman menurun dan berisiko merusak piringan cakram rem.

Solusi: Segera ganti kampas rem dengan yang baru tanpa menunggu rem terasa tidak pakem.

2. Suara Knalpot Bergemuruh

Perubahan suara knalpot menjadi lebih bising atau bergemuruh mengindikasikan adanya kebocoran pada sistem pembuangan (exhaust system). Kebocoran ini biasanya dipicu oleh korosi, pipa retak, atau sambungan yang melonggar.

Baca Juga: Honda Hew HR-V 2027, SUV Terbaru Harga Terjangkau?

Dampak jika dibiarkan: Penurunan performa mesin, peningkatan emisi gas buang, serta potensi bahaya masuknya gas beracun (karbon monoksida) ke dalam kabin.

Solusi: Bawa kendaraan ke bengkel untuk memeriksa letak kebocoran dan melakukan penambalan atau penggantian pipa.

3. Suara Klik atau Ketukan dari Balik Kap Mesin

Munculnya bunyi klik berulang atau ketukan ritmis dari area mesin—terutama saat putaran mesin (RPM) naik—sering kali berhubungan dengan masalah pelumasan atau celah katup (valve).

Dampak jika dibiarkan: Pelumasan yang tidak maksimal meningkatkan gesekan antar komponen internal mesin, memicu keausan prematur.

Solusi: Cek dipstick oli mesin untuk memastikan volume oli mencukupi. Jika kapasitas oli normal namun suara tetap terdengar, lakukan pemeriksaan komponen mekanis di bengkel.

4. Bunyi Ketukan atau Dentingan saat Berakselerasi (Knocking)

Suara pinging atau dentingan logam yang muncul saat mobil digas/berakselerasi merupakan gejala engine knocking (ngelitik). Hal ini terjadi akibat proses pembakaran bahan bakar di dalam ruang bakar tidak sempurna atau prematur.

Penyebab: Penggunaan BBM dengan angka oktan yang tidak sesuai spesifikasi mesin, tumpukan kerak karbon, atau gangguan pada busi dan sistem pengapian.

Dampak jika dibiarkan: Tekanan mekanis berlebih yang dapat merusak piston, katup, dan blok mesin.

Solusi: Gunakan bahan bakar dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan. Jika gejala berlanjut, lakukan servis rutin dan pemeriksaan sistem pembakaran. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Tips Merawat Kendaraan Bengkel Servis motor mobil