JAKARTA, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Toyota disebut tengah memperluas keluarga Land Cruiser melalui model berukuran lebih kompak yang kerap disebut sebagai Baby Land Cruiser atau Land Cruiser Mini.
SUV ini diarahkan untuk konsumen muda dan pengguna perkotaan yang menginginkan tampilan tangguh tanpa harus menggunakan SUV berukuran besar.
Dari sisi desain, Baby Land Cruiser 2026 mengusung bentuk bodi mengotak dengan posisi tegak dan overhang pendek.
Baca Juga: Harga dan Spesifikasi Toyota Land Cruiser 300 2026, SUV Premium dengan Mesin V6 Twin Turbo 700 Nm
Proporsinya disebut berada di kisaran ukuran SUV kompak seperti Toyota Corolla Cross.
Kesan gagah diperkuat melalui fender berbentuk kotak, cladding berukuran tebal, serta desain grille yang mengambil inspirasi dari karakter Land Cruiser generasi terdahulu.
Logo Toyota berukuran besar di bagian depan turut memperkuat identitas klasik tersebut.
Lampu depan dan belakang telah mengadopsi teknologi LED.
Perpaduan elemen retro dengan detail modern membuat tampilan SUV ini diarahkan agar tetap menarik bagi konsumen muda.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser FJ Segera Hadir di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Perkiraan Harganya
Kabin Minimalis dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, Toyota Baby Land Cruiser mengedepankan konsep praktis.
Material interior dirancang agar mudah dibersihkan dan mampu menunjang penggunaan harian maupun aktivitas luar ruang.
Panel dasbor dilengkapi layar infotainment serta panel instrumen digital. Sistem hiburan juga diproyeksikan mendukung konektivitas nirkabel.
Ruang belakang dapat dimanfaatkan lebih fleksibel berkat kursi yang bisa dilipat.
Pada varian dengan spesifikasi lebih tinggi, Toyota disebut menawarkan jok dengan kombinasi dua warna, lingkar kemudi berlapis kulit, serta ambient lighting.
Mengandalkan Penggerak AWD
Secara teknis, Baby Land Cruiser diperkirakan menggunakan platform TNGA-F yang telah disesuaikan dengan kebutuhan SUV kompak.
Dimensinya diproyeksikan memiliki panjang sekitar 4,3 hingga 4,4 meter, lebar 1,8 meter, serta jarak sumbu roda sekitar 2,6 meter.
Ground clearance disebut lebih dari 200 milimeter untuk mendukung kemampuan melibas medan yang tidak rata.
Pilihan mesin yang disebut tersedia meliputi mesin hybrid 1,8 liter atau 2,0 liter.
Untuk pasar tertentu, terdapat pula kemungkinan penggunaan mesin bensin 1,5 liter turbo.
Kemampuan menjelajah diperkuat sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD).
SUV tersebut juga diproyeksikan memiliki sejumlah mode berkendara untuk menghadapi medan seperti pasir, lumpur, dan salju.
Kemampuan towing disebut berada di kisaran 1.500 hingga 2.000 kilogram, sehingga Baby Land Cruiser tidak hanya diarahkan sebagai kendaraan perkotaan.
Toyota Safety Sense Jadi Andalan
Untuk sektor keselamatan, Toyota Baby Land Cruiser 2026 diproyeksikan mendapatkan Toyota Safety Sense.
Paket tersebut mencakup adaptive cruise control, lane keep assist, serta automatic emergency braking.
Kontrol traksi dan stabilitas juga disiapkan untuk membantu kendaraan ketika melewati permukaan jalan dengan tingkat cengkeraman rendah.
Pengemudi turut mendapatkan bantuan kamera 360 derajat untuk memantau area sekitar kendaraan.
Dukungan pembaruan perangkat lunak secara over-the-air juga disebut menjadi bagian dari teknologi SUV tersebut.
Dalam hierarki produk, Baby Land Cruiser diposisikan sebagai model yang lebih terjangkau dibanding Land Cruiser Prado.
Kehadirannya diharapkan membuka akses lebih luas terhadap keluarga Land Cruiser, khususnya bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan lebih ringkas dengan karakter tangguh.
Namun, sejumlah detail seperti spesifikasi final, pilihan mesin, harga, serta waktu peluncuran dapat berbeda berdasarkan pasar dan belum dapat dianggap sebagai spesifikasi resmi untuk Indonesia. (*/him)
Editor : Abdul Rochim