JAKARTA, RADARPATI.JAWAPOS.COM – Sepeda motor menjadi salah satu alat mobilitas praktis yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, baik di perkotaan maupun wilayah pelosok.
Namun, tidak semua pemilik menggunakan sepeda motornya setiap hari.
Motor yang terlalu lama dibiarkan tanpa digunakan berpotensi memengaruhi kondisi sejumlah komponen, termasuk aki atau accu.
Karena itu, pemilik tetap perlu melakukan perawatan meski kendaraan lebih sering terparkir di rumah.
Baca Juga: Tips Khusus Merawat Honda Stylo 160 Agar Mesin Lebih Awet
PT Astra Honda Motor (AHM) membagikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi aki sepeda motor tetap prima. Berikut empat di antaranya.
1. Panaskan Mesin Secara Berkala
Salah satu cara sederhana menjaga kondisi aki adalah memanaskan mesin sepeda motor secara berkala.
Pemilik tidak harus mengendarai motor. Mesin cukup dinyalakan di rumah sekitar 3–4 menit.
Selain membantu menjaga sirkulasi pelumas mesin, aktivitas tersebut juga membantu menjaga kualitas aki agar tetap mampu menyuplai arus listrik ke berbagai komponen kelistrikan kendaraan.
2. Jangan Sembarangan Memasang Aksesori
Penggunaan aksesori atau komponen modifikasi yang membutuhkan tenaga listrik juga perlu diperhatikan.
Pemilik motor disarankan memastikan sumber arus listrik yang digunakan sesuai.
Pemasangan aksesori seperti lampu tambahan, klakson, maupun perangkat kelistrikan lainnya sebaiknya dilengkapi sekring tersendiri.
Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko korsleting atau terputusnya arus listrik pada sepeda motor.
3. Periksa Kondisi Aki Secara Berkala
Khusus pemilik motor yang masih menggunakan aki basah, pemeriksaan jumlah cairan aki perlu dilakukan secara berkala.
Pada aki basah terdapat tanda batas upper dan lower sebagai acuan volume cairan.
Jika jumlah cairan berada di bawah batas yang ditentukan, pemilik perlu menambahkan air aki hingga mencapai batas upper.
Pengecekan rutin membantu menjaga aki tetap bekerja secara optimal.
4. Periksa Sistem Pengisian
Aki yang mengalami masalah atau soak tidak selalu berarti harus langsung diganti dengan aki baru.
Pemilik sebaiknya terlebih dahulu memeriksa sistem pengisian daya listrik pada sepeda motor.
Pasalnya, masalah pada sistem pengisian dapat menyebabkan energi listrik yang masuk ke aki tidak optimal.
“Sering terjadi anggapan bahwa aki soak harus diganti dengan yang baru, namun bisa saja penyebabnya ada masalah di pengisian daya listrik yang masuk ke dalam aki,” kata Endro.
Karena itu, pemeriksaan sistem pengisian menjadi bagian penting dalam perawatan aki.
Dengan memastikan sistem pengisian bekerja dengan baik, pemilik dapat mengetahui sumber masalah sebelum memutuskan mengganti aki.
Perawatan sederhana tersebut dapat dilakukan meski sepeda motor jarang digunakan.
Dengan pemeriksaan rutin, kondisi aki dan sistem kelistrikan diharapkan tetap terjaga sehingga motor lebih siap digunakan ketika dibutuhkan. (*/him)