RADARPATI.JAWAPOS.COM – JAECOO J5 EV tidak hanya menawarkan mobilitas bebas emisi.
Tapi juga membawa paket teknologi keselamatan yang dirancang untuk memberikan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang.
Sebagai SUV listrik, aspek keamanan baterai menjadi salah satu perhatian utama.
Baca Juga: Changan Nevo Q05, SUV Listrik Rp 300 Jutaan dengan Jarak Tempuh 462 Km
JAECOO J5 EV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal memiliki stabilitas termal tinggi serta usia pakai panjang.
Baterai tersebut juga diklaim telah melewati berbagai pengujian ekstrem.
Dalam simulasi benturan keras, sel baterai tetap menunjukkan stabilitas dan tidak memicu kebakaran meski berada dalam kondisi daya penuh.
Perlindungan baterai diperkuat sertifikasi IP68. Standar tersebut membuat komponen baterai lebih terlindungi ketika kendaraan digunakan menghadapi hujan deras maupun genangan air.
Dibekali 17 Fitur ADAS
Salah satu teknologi yang menjadi andalan JAECOO J5 EV adalah 540° Panoramic View with Transparent Chassis.
Sistem ini memungkinkan pengemudi melihat kondisi di sekitar kendaraan hingga bagian bawah mobil.
Fitur tersebut membantu mengurangi blind spot ketika parkir, bermanuver di ruang sempit, maupun melewati permukaan jalan dengan kondisi tertentu.
Selain itu, SUV listrik ini dilengkapi 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Teknologi tersebut berfungsi membantu pengemudi mendeteksi potensi bahaya dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
Perlindungan penumpang juga diperkuat dengan enam airbag yang ditempatkan di sejumlah area kabin.
Business Unit Director JAECOO Indonesia Jim Ma mengatakan keselamatan menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan J5 EV.
“Keselamatan selalu menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan setiap kendaraan JAECOO. Pada J5 EV, kami menghadirkan teknologi keselamatan yang komprehensif melalui kombinasi 17 fitur ADAS, 6 airbags dan sistem 540° Panoramic View,” ujarnya.
Jarak Tempuh 461 Kilometer
Tidak hanya mengandalkan fitur keselamatan, JAECOO J5 EV juga menawarkan efisiensi dan performa.
Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 60,9 kWh dengan tenaga maksimum 155 kW dan torsi 288 Nm.
Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya diklaim mencapai 461 kilometer.
Kemampuan tersebut memungkinkan perjalanan antarkota seperti Jakarta-Semarang dilakukan tanpa pengisian ulang di tengah perjalanan.
J5 EV juga memiliki ground clearance 200 mm sehingga lebih siap menghadapi beragam kondisi jalan. Kabinnya dibuat lapang dan dilengkapi panoramic roof berukuran 1,45 meter persegi.
Dari sisi biaya operasional, konsumsi listriknya diklaim sekitar Rp1.700 per kWh.
Dengan penggunaan tersebut, biaya operasional diperkirakan sekitar Rp290 ribu per bulan atau Rp9.600 per hari.
Kombinasi baterai LFP, sistem keselamatan aktif dan pasif, efisiensi, serta kemampuan jelajah membuat JAECOO J5 EV menyasar konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan teknologi keselamatan lengkap sekaligus biaya penggunaan yang relatif terjangkau. (*/him)