RADARPATI.JAWAPOS.COM – Persaingan SUV listrik di Indonesia semakin ramai.
Beragam merek menghadirkan model dengan desain futuristis, performa bertenaga, serta teknologi pintar untuk menarik konsumen yang mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Dua model yang menarik untuk dibandingkan adalah BYD Atto 3 dan Deepal S05.
Keduanya menawarkan karakter berbeda, mulai dari desain, teknologi kabin, performa, hingga pilihan sistem penggerak.
Baca Juga: Toyota Veloz Hybrid vs BYD M6 DM-i, Duel MPV Elektrifikasi Harga Rp 300 Jutaan
Sama-Sama Futuristis, Beda Karakter Desain
BYD Atto 3 tampil dengan bahasa desain Dragon Face yang menjadi ciri khas produk BYD.
Proporsi bodinya dibuat sporty dengan sejumlah detail yang memberikan kesan modern.
Lampu LED, pelek 18 inci, dan panoramic sunroof turut memperkuat kesan premium pada SUV tersebut.
Deepal S05 mengambil pendekatan yang berbeda. SUV besutan Changan itu tampil lebih minimalis dengan permukaan bodi yang bersih dan minim ornamen.
Bagian depan tanpa grille konvensional serta desain lampu yang ramping membuat S05 terlihat seperti SUV listrik generasi baru.
Kabin Atto 3 Lebih Atraktif
Masuk ke dalam kabin, BYD Atto 3 menawarkan desain yang cukup berani. Interiornya menggabungkan unsur sporty dengan sejumlah fitur digital.
Salah satu daya tariknya adalah layar sentuh berukuran 15,6 inci yang dapat diputar secara vertikal maupun horizontal.
Fitur lain mencakup panel instrumen digital, wireless charging, panoramic sunroof, serta teknologi Vehicle-to-Load (V2L).
Deepal S05 justru mengedepankan konsep interior minimalis. Layar besar menjadi pusat pengoperasian berbagai fungsi kendaraan, ditambah konektivitas digital dan perintah suara.
Pendekatan tersebut membuat kabin S05 terasa lebih sederhana, tetapi tetap menonjolkan teknologi.
Adu Performa Motor Listrik
BYD Atto 3 dibekali motor listrik dengan tenaga 150 kW atau sekitar 204 PS. Torsi maksimumnya mencapai 310 Nm.
Dengan tenaga tersebut, akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat ditempuh sekitar 7,3 detik.
Karakter ini membuat Atto 3 tidak hanya cocok untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga cukup mumpuni ketika digunakan bepergian ke luar kota.
Deepal S05 memiliki pilihan tenaga yang berbeda sesuai variannya. Salah satu keunggulan model ini justru terletak pada opsi REEV (Range Extended Electric Vehicle).
Pada teknologi tersebut, roda tetap digerakkan motor listrik, sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai generator untuk membantu memasok energi ke baterai.
Atto 3 Andalkan Blade Battery
BYD membekali Atto 3 dengan Blade Battery berteknologi Lithium Iron Phosphate (LFP). Pada varian Superior, kapasitas baterainya mencapai 60,48 kWh.
Berdasarkan data yang dicantumkan, jarak tempuhnya mencapai hingga 480 kilometer berdasarkan metode NEDC.
Sementara itu, Deepal S05 menawarkan fleksibilitas melalui pilihan kendaraan listrik murni dan REEV.
Bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh, opsi REEV bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap infrastruktur pengisian daya.
Fitur Keselamatan Sama-Sama Lengkap
Untuk urusan keselamatan, BYD Atto 3 sudah dibekali berbagai teknologi bantuan pengemudi.
Di antaranya Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Blind Spot Detection, Lane Keeping Assist, serta kamera 360 derajat.
Varian tertinggi juga menawarkan hingga tujuh airbag.
Deepal S05 turut membawa perangkat keselamatan aktif dan teknologi bantuan berkendara yang menjadi bagian dari karakter SUV listrik modern.
Perbandingan BYD Atto 3 dan Deepal S05
| Aspek | BYD Atto 3 | Deepal S05 |
|---|---|---|
| Desain | Sporty-futuristis | Minimalis-modern |
| Tenaga | 204 PS | Bergantung varian |
| Torsi | 310 Nm | Bergantung varian |
| Sistem penggerak | EV | EV dan REEV |
| Baterai | Blade Battery LFP | Bergantung varian |
| Jarak tempuh | Hingga 480 km (NEDC) | Bergantung tipe |
| Layar | Rotating 15,6 inci | Layar digital besar |
| V2L | Ada | Bergantung varian |
| ADAS | Lengkap | Lengkap |
Atto 3 atau S05?
BYD Atto 3 lebih cocok bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik murni dengan performa kuat, baterai LFP, fitur lengkap, dan karakter berkendara yang sudah familiar di pasar Indonesia.
Di sisi lain, Deepal S05 menawarkan pendekatan berbeda. Kehadiran varian REEV menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara listrik tetapi masih membutuhkan fleksibilitas tambahan untuk perjalanan jarak jauh.
Jadi, Atto 3 lebih menarik bagi pemburu SUV listrik murni, sedangkan Deepal S05 layak dipertimbangkan bagi konsumen yang mengutamakan fleksibilitas jarak tempuh melalui teknologi REEV.
Pada akhirnya, pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan, pola perjalanan, dan preferensi terhadap teknologi penggerak. (*/him)