Yamaha TZM 150, Motor Sport Fairing 2-tak Legendaris yang Kini Diburu Kolektor, Harga Bekas Tembus Rp 95 Juta

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:12 WIB

LEGEND: Sepeda motor dua tak Yamaha TZM 150. (DOK. Ist)

LEGEND: Sepeda motor dua tak Yamaha TZM 150. (DOK. Ist)

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Bagi pecinta motor 2-tak, nama Yamaha TZM 150 memiliki tempat istimewa. 

Motor sport fairing besutan Yamaha ini dikenal sebagai salah satu rival terkuat Honda NSR 150 pada era 1990-an. 

Meski populasinya sangat terbatas di Indonesia, performa dan teknologi yang dibawanya membuat Yamaha TZM 150 hingga kini menjadi incaran para kolektor.

Baca Juga: Suzuki RGR 150, Motor Sport 2-tak Legendaris yang Jadi Cikal Bakal GSX-R di Indonesia

Yamaha TZM 150 diproduksi pada periode 1996 hingga 1998 dan masuk ke Indonesia dalam bentuk Completely Built Up (CBU) melalui PT Yamaha Motor Kencana Indonesia.

Namun, masa pemasarannya tidak berlangsung lama karena terdampak krisis moneter yang melanda Indonesia pada akhir 1990-an.

Akibat jumlah unit yang sedikit, Yamaha TZM 150 kini menjadi salah satu motor sport 2-tak paling langka di Tanah Air. Populasinya diperkirakan tidak sampai 300 unit.

Pernah Dijual Lebih Mahal dari Rivalnya

Saat pertama dipasarkan, Yamaha TZM 150 dibanderol sekitar Rp 14 jutaan, harga yang tergolong tinggi pada masanya.

Sebagai perbandingan, Suzuki RGR saat itu dijual sekitar Rp 8 jutaan, Kawasaki Ninja 150 sekitar Rp 9 jutaan, sedangkan Honda NSR 150 dibanderol sekitar Rp 11 jutaan.

Harga yang lebih mahal membuat penjualan TZM 150 tidak sebanyak para pesaingnya. Namun kini, justru faktor kelangkaan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa nilainya terus meningkat.

Di pasar motor bekas, Yamaha TZM 150 dengan kondisi orisinal dapat dihargai mulai Rp 50 jutaan hingga sekitar Rp 95 juta.

Ini tergantung kondisi, kelengkapan dokumen, dan tingkat keaslian komponennya.

Mesin 2-Tak Bertenaga Besar

Salah satu daya tarik utama Yamaha TZM 150 adalah performa mesinnya.

Motor ini dibekali mesin 149 cc, satu silinder, dua langkah (2-tak) berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga hingga 36 PS pada 10.500 rpm dan torsi maksimum 24,5 Nm pada 9.500 rpm.

Untuk ukuran motor 150 cc pada masanya, performa tersebut tergolong sangat impresif dan bahkan kerap dibandingkan dengan motor sport 250 cc empat langkah modern.

Dibekali Teknologi YPVS

Keunggulan lain Yamaha TZM 150 terletak pada penggunaan Yamaha Power Valve System (YPVS).

Teknologi ini mengatur bukaan katup saluran buang secara elektronik untuk mengoptimalkan karakter tenaga di berbagai putaran mesin.

Hasilnya, mesin tetap responsif pada putaran bawah sekaligus mampu menghasilkan tenaga besar saat putaran tinggi.

Pada era 1990-an, YPVS menjadi salah satu teknologi paling canggih yang dimiliki motor sport 2-tak Yamaha.

Karburator Power Jet

Yamaha TZM 150 juga menggunakan karburator Mikuni VM30SS Power Jet Nozzle.

Sistem Power Jet membantu menyuplai bahan bakar tambahan pada kondisi tertentu sehingga tenaga mesin tetap stabil saat berakselerasi di putaran tinggi.

Teknologi ini membuat distribusi tenaga terasa lebih halus tanpa kehilangan performa dari putaran bawah hingga atas.

Jadi Buruan Kolektor

Meski masa penjualannya singkat, Yamaha TZM 150 kini menjadi salah satu motor sport 2-tak yang paling diburu kolektor.

Kelangkaan unit, performa mesin yang tinggi, serta teknologi canggih pada zamannya menjadi faktor utama yang membuat nilai jual motor ini terus meningkat.

Bagi penggemar motor klasik, Yamaha TZM 150 bukan sekadar kendaraan, melainkan bagian dari sejarah kejayaan motor sport 2-tak yang pernah meramaikan pasar otomotif Indonesia.(*/him)

 
 
 
Editor : Abdul Rochim
Yamaha TZM 150 Yamaha TZM 150 bekas spesifikasi Yamaha TZM 150 motor 2 tak legendaris harga Yamaha TZM 150