Omoway Bangun Ekosistem Motor Listrik Premium, OMO-X Siap Meluncur dengan Subsidi hingga Rp 9 Juta

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:48 WIB
Sepeda motor listrik Omo-X. (AI/ABD. ROCHIM)
Sepeda motor listrik Omo-X. (AI/ABD. ROCHIM)

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Produsen sepeda motor listrik asal Singapura, Omoway, bersiap meluncurkan motor listrik premium OMO-X pada Juni 2026. 

Untuk menarik minat konsumen, perusahaan menawarkan subsidi hingga Rp 9 juta bagi pembeli yang melakukan pemesanan awal atau pre-order.

Peluncuran OMO-X tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga dibarengi dengan pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang mencakup jaringan dealer, service center, hingga charging station.

Baca Juga: Dikaitkan dengan Pengadaan MBG: Ini Spesifikasi Emmo JVX GT, Tenaga 7.000 Watt dan Jarak Tempuh 140 Km

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap penggunaan motor listrik premium di Indonesia.

OMO-X akan dipasarkan dalam dua varian dengan harga off the road mulai Rp 44,5 juta hingga Rp 61,5 juta.

Motor listrik ini mengusung desain futuristis dan dibekali suspensi depan double wishbone yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas serta kenyamanan saat berkendara.

General Manager Omoway Indonesia, Yulong Chen, mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama perusahaan dibanding sekadar mengejar penjualan unit.

"Yang paling penting adalah membangun sistem penjualan, sistem service center, sistem charging, dan membangun nama brand supaya dipercaya pengguna terlebih dahulu," ujarnya.

Menurut Yulong, keberadaan layanan purnajual dan infrastruktur pengisian daya menjadi faktor penting agar pengguna merasa nyaman menggunakan motor listrik, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

Karena itu, Omoway mulai mengembangkan jaringan dealer, pusat layanan, dan charging station di sejumlah wilayah strategis, seperti Jakarta, Tangerang Selatan, Sukabumi, dan Bandung.

Ke depan, perusahaan menargetkan pengguna OMO-X dapat melakukan perjalanan dari Jakarta hingga Bali dengan dukungan stasiun pengisian daya di sepanjang jalur utama.

Yulong menilai motor listrik kini telah mampu bersaing dengan motor berbahan bakar bensin, terutama dari sisi efisiensi biaya operasional dan kemudahan perawatan.

Meski demikian, tantangan terbesar kendaraan listrik roda dua di Indonesia masih berada pada keterbatasan jarak tempuh serta belum meratanya jaringan charging station.

Selain memperluas jaringan di kota-kota besar, Omoway juga berencana menjangkau daerah yang lebih kecil secara bertahap seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan listrik nasional.

Perusahaan juga menempatkan pengembangan kualitas sumber daya manusia, mulai dari teknisi hingga tenaga penjualan, sebagai bagian dari investasi jangka panjang di pasar Indonesia. (*/him)

 

Editor : Abdul Rochim
Omoway OMO-X motor listrik premium Omoway Indonesia charging station motor listrik 2026