RADARPATI.JAWAPOS.COM - Dalam peta industri otomotif nasional era 1990-an hingga 2000-an, nama Honda Tiger menempati posisi istimewa. Sepeda motor bermesin 200 cc ini dikenal luas berkat performa mesin yang tangguh, daya tahan tinggi, serta kenyamanan optimal untuk perjalanan jarak jauh (touring).
Popularitas Honda Tiger menjadikannya kendaraan favorit berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pekerja profesional, hingga komunitas pencinta jalan jauh. Namun, kejayaan naked bike legendaris ini tidak diraih tanpa perlawanan.
Sejumlah pabrikan otomotif merilis model pesaing yang kini sebagian besar berstatus sebagai unit langka buruan kolektor.
Baca Juga: Masih Banyak Diminati, Ini Alasan Yamaha Vega Bekas Tetap Menarik
Daftar Pesaing Utama Honda Tiger di Era Kejayaan
1. Yamaha Scorpio
Sebagai rival terberat, Yamaha Scorpio dibekali mesin berkapasitas 225 cc satu silinder. Torsi besar dan luapan tenaga yang melebihi Tiger menjadikannya tangguh untuk rute antarkota. Tampilan gagah khas naked bike turut memperkuat daya pikatnya.
2. Suzuki Thunder 250
Suzuki menghadapkan Thunder 250 dengan keunggulan mesin dua silinder segaris, berbeda dari mayoritas kompetitornya. Konfigurasi tersebut menghasilkan karakter mesin yang lebih halus serta suara knalpot yang khas. Kini, unit Thunder 250 dalam kondisi orisinal menjadi salah satu kendaran koleksi yang paling dicari.
3. Kawasaki Binter Merzy
Meski telah hadir sebelum Honda Tiger meluncur, eksistensi Binter Merzy tetap bertahan di era 1990-an. Berbekal mesin dua silinder dan desain klasik yang khas, motor ini mempertahankan basis penggemar yang loyal hingga saat ini.
4. Yamaha RX-King
Walau berada di segmen mesin 2-tak 135 cc, RX-King kerap disandingkan dengan Honda Tiger. Karakter akselerasi RX-King yang responsif menjadi pembanding utama bagi konsumen yang menginginkan performa tinggi, berlawanan dengan karakter Tiger yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi jarak jauh.
5. Bajaj Pulsar 200
Hadir menjelang akhir masa kejayaan Tiger, Bajaj Pulsar 200 menawarkan opsi segar lewat fitur modern seperti speedometer digital, sistem pengereman cakram, serta harga jual yang sangat kompetitif di kelasnya.
6. Honda MegaPro
Di dalam internal pabrikan yang sama, Honda MegaPro hadir sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan sepeda motor sport berbiaya operasional lebih terjangkau. Konsumsi bahan bakar yang hemat dan perawatan murah menjadi nilai jual utamanya.
7. Yamaha Byson
Mengusung konsep muscle bike, Yamaha Byson hadir pada penghujung masa produksi Honda Tiger. Tampilan bodi yang kekar dan modern sukses menarik perhatian segmen konsumen muda.
Warisan Kejayaan yang Tetap Bertahan
Kombinasi antara keandalan mesin, ketersediaan suku cadang yang melimpah, serta dukungan komunitas pengguna yang solid menjadi kunci utama mengapa nama Honda Tiger tetap melegenda.
Di bursa kendaraan bekas, nilai jual Honda Tiger dengan kondisi original tercatat masih sangat stabil. Varian-varian tertentu bahkan terus mengalami peningkatan nilai investasi seiring tingginya minat dari para kolektor motor klasik di Indonesia. (*)
Editor : Admin